Suara.com - Media asing turut menyoroti Bobby Nasution yang resmi menjadi kader Gerindra lalu maju dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Sumut 2024.
Adalah media asal Singapura, Channel News Asia (CNA) yang mengulas majunya menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai bakal calon Gubernur Sumut.
"Menantu Jokowi, Bobby Nasution, mencalonkan diri untuk pemilihan Gubernur Sumatera Utara di bawah Partai Gerindra yang mengusung Prabowo," tulis judul media itu, seperti dilihat Kamis (23/5/2024).
Dalam ulasannya, CNA menyinggung bergabungnya Bobby Nasution di Partai Gerindra untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Sumut, setelah sebelumnya keluar dari PDI Perjuangan.
Gabungnya Bobby ke Gerindra dapat memberikan keunggulan pada pemilu gubernur mendatang, karena status keluarganya sebagai menantu presiden petahana.
"Pesaingnya (di Pilgub) harus khawatir, karena mereka akan menghadapi 'dua istana', yaitu Istana Merdeka dan Istana Hambalang," kata Agung Baskoro, Analis Politik di Lembaga Riset Trias Politika Strategis seperti dikutip CNA.
Ungkapan itu mengacu pada Istana Kepresidenan dan kediaman Prabowo di Kabupaten Hambalang, sebagai simbol dukungan terhadap presiden yang akan keluar dan yang akan datang.
Analis politik Ray Rangkuti dari lembaga pemikir Lingkar Madani yang berbasis di Jakarta mengatakan keputusan Bobby untuk bergabung dengan Gerindra adalah langkah untuk lebih mempererat hubungan antara Jokowi dan Prabowo.
Dirinya juga menduga kalau masuknya Bobby Nasution ke Gerindra merupakan hasil lobi-lobi yang dilakukan oleh Jokowi hingga Prabowo. Jokowi meminta menantunya itu mendapatkan tiket emas untuk masuk nominasi (Gubernur Sumut).
Diketahui, Bobby Nasution resmi menjadi kader Partai Gerindra. Selain jadi kader, Bobby juga mendaftarkan diri sebagai bacalon Gubernur Sumut, Senin 20 Mei 2024.
Bobby Dirinya mengaku banyak menerima masukan dan pembelajaran dari tokoh-tokoh Gerindra. Hal ini menjadi alasan dirinya memilih Gerindra.
"Banyak masukan, banyak pembelajaran dari tokoh-tokoh Gerindra, banyak yang menyampaikan bagaimana seorang karakter pemimpin itu sebagaimana yang diajarkan Gerindra," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Nasib Ahmad Syahri di Ujung Tanduk, Terancam Dipecat dari DPRD Jember
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Peringatan Terakhir! Gerindra Tak Segan Copot Achmad Syahri dari DPRD Jember Usai Viral Merokok
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan