Suara.com - Seorang pemotor bernama Taryono (62) tewas usai ditabrak oleh sebuah mobil boks, di Jalan Bandengan Utara Raya, Tambora Jakarta Barat, Jumat (24/5/2024).
Kanit Gakum Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, mengatakan peristiwa ini bermula ketika korban Taryono mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 3880 UFH di Jalan Bandengan Utara, dari arah barat ke timur.
Saat di flyover jembatan Bandengan, korban ditabrak oleh sebuah truk yang dikendarai Budi Alamsyahi, yang melaku searah.
“Saat diturunan flyover Bandengan mobil yang dikendarai Budi menabrak sepeda motor yang dikendarai Taryono,” kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat.
Akibatnya, Taryono mengalami luka akibat peristiwa tersebut. Taryono tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
“Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit Duta Indah dengan luka dibagian badan,” ucapnya.
Saat ini jenazah Taryono telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang untuk dilakukan autopsi.
Joko mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan.
“Masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.
Baca Juga: Diduga Mau Tawuran, 12 Remaja Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi di Palmerah dan Kebon Jeruk
Berita Terkait
-
Epy Kusnandar Menghisap Ganja di Atas Pohon Belakang Apartemen Sebelum Ditangkap
-
Ketika Yogi Gamblez 'Dipajang' Bak Kriminal di Polres Jakbar, Epy Kusnandar Absen karena Depresi
-
Cabuli Lima Bocah Laki-Laki di Cengkareng, Pria Asal Subang Ditangkap Polisi
-
Diduga Mau Tawuran, 12 Remaja Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi di Palmerah dan Kebon Jeruk
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah