Suara.com - Sebuah video seorang emak-emak diduga mencuri barang dari salah satu minimarket yang ada di wilayah Banten ramai dibahas di media sosial. Bahkan seorang penjaga kasir meluapkan emosinya mengingat tak terima jika wanita tersebut berhasil membawa pulang barang curiannya.
Meski begitu, publik lebih menyoroti tingkah laku pencuri kelas kakap yang dapat meraup miliaran rupiah dari masyarakat.
Mengutip akun @_NeverAlonely, Senin (3/6/2024), seorang penjaga kasir perempuan tengah berteriak-teriak mengingatkan terduga pencuri yang tertangkap basah mengambil barang di minimarket.
Emak-emak yang tak berkutik karena sudah ketahuan hanya bisa tertidur saat dikerubungi warga.
"TKP depan Pasar Maja Lebak, Banten, Minggu 2.6.24. Seorang ibu kedapatan mengutil di sebuah minimarket. Kasian juga karyawannya karena bisa dipotong gaji sama ibunya juga kasian kalai dia melakukan ini karena kesulitan ekonomi," tulis caption video.
Warga yang mengerubungi terlihat menunggu terduga pencuri untuk bangun. Perawakan terduga pencuri itu memang terlihat seperti emak-emak yang sedang membawa banyak barang ingin berbelanja. Aksi pencuriannya yang diketahui petugas kasir pun menarik perhatian seluruh warga.
Video berdurasi 29 detik itu pun mendapat tanggapan beragam dari netizen. Sebagian tak membenarkan keputusan wanita tersebut yang mencuri jika benar karena kesulitan ekonomi. Namun ada sebagian yang menyoroti peristiwa tersebut cukup miris, karena pelaku pencurian uang miliaran milik rakyat atau koruptor justru masih bisa hidup layak meski divonis penjara.
"Maling receh selalu fatal akibatnya. Maling miliaran bahkan triliunan ketangkep aja masih bisa cengengesan," sindir salah satu netizen.
"Miris memang jadi rakyat miskin," kata netizen satunya.
Baca Juga: Tinggalkan Kunci di Motor, Emak-emak Ini Tantrum Hebat Kehilangan Kendaraannya
"Mau sedih, tapi pemerintah kita emang lagi lucu-lucunya," sebut lainnya.
Belum diketahui, apakah terduga pencuri dilaporkan ke pihak berwajib. Terlepas dari kasus pencurian itu, memang tak jarang sejumlah aksi pencurian terjadi di beberapa minimarket.
Bahkan tak jarang kasus seperti ini viral dan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Kendati begitu, mengambil barang yang bukan haknya adalah sebuah kesalahan, maka dari itu, pelaku seharusnya mendapat hukuman sebaggai sanksi untuk tak lagi melakukan hal serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin