Suara.com - Pembangunan Istana Kepresidenan atau Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur kini telah mendekati kata selesai.
Adapun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono telah meninjau pembangunan Istana Negara di IKN tersebut pada Rabu (5/6/2024).
Pembangunan Istana Negara IKN akhirnya dikebut lantaran dikejar tenggat waktu yang jatuh pada Agustus 2024 mendatang. Pasalnya, lapangan Istana Negara akan digunakan untuk upacara HUT Ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.
Lantas, bagaimana penampakan terkini Istana Negara IKN yang sudah hampir rampung?
Menengok kembali rencana wujud Istana Negara IKN
Pembangunan Istana Negara IKN kini hampir mendekati desain yang direncanakan pada awalnya.
Area utama Istana Negara kini sudah terbangun dan tinggal menambah detil lainnya seperti sayap burung garuda sebagai ornamen raksasa yang berada di bagian dataran tinggi di atas area bagunan utama.
Desain arsitektur Istana Negara IKN dirancang oleh seniman ternama asal Bali, I Nyoman Nuarta.
Jokowi juga memberikan mandat agar pembangunan Istana Negara yang baru tak mengurangi area hijau untuk menambah kesan keasriannya.
Bangunan utama berdiri dengan gagah
Bangunan utama Istana Negara kini telah berdiri dengan gagah.
Baca Juga: Jokowi Tak Akan Jadi Saksi Meringankan Terdakwa Syahrul Yasin Limpo
Tampak beberapa pilar yang menyokong keseluruhan bangunan sekaligus menambah estetika keseluruhan.
Terletak beberapa anak tangga yang lebar di depan bangunan utama tersebut.
Sebuah ornamen Garuda Pancasila juga hadir menghiasi pintu masuk bangunan utama Istana Negara.
Puluhan anak tangga dan pilar yang melebar
Desain bangunan utama Istana Negara sengaja dibuat melebar ketimbang tinggi dan berbentuk menyayap.
Kesan Istana Negara yang melebar tersebut juga makin dipertegas dengan puluhan pilar yang berbaris sehingga berbentuk seperti bangunan pemerintahan di era Romawi Kuno namun dengan sentuhan kearifan lokal Indonesia.
Puluhan anak tangga yang mengelilingi gedung utama juga membuat kesan megah bertambah.
Berita Terkait
-
Jokowi Tak Akan Jadi Saksi Meringankan Terdakwa Syahrul Yasin Limpo
-
Begini Sikap Prabowo Soal Ormas Keagamaan Diberi Izin Kelola Tambang
-
Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19
-
Mampukah Jalani Perintah Jokowi Bantu Rakyat Palestina? Legislator Golkar Ungkit Sepak Terjang Prabowo di Timteng
-
Mundurnya Petinggi OIKN Tak Ganggu Investor, Bahlil: IKN Jalan Terus
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa