Suara.com - Ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sigit Widyawan tercatat menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.
Sigit Widyawan diangkat menjadi komisaris independen BNI dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2018. Jabatannya sebagai komisaris independen BNI diperpanjang sampai 2025.
"Menyetujui dan mengangkat Saudara Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen terhitung sejak ditutupnya RUPS hari ini," demikian keterangan BNI, 2018 silam.
Lantas siapakah Sigit Widyawan, ipar Jokowi jabat Komisaris BNI?
Profil Sigit Widyawan
Sigit Widyawan merupakan suami dari sepupu Presiden Jokowi, Nining Roni Widyaningsih. Nining adalah putri dari Miyono Suryo Sarjono, kakak tertua ibunda Jokowi, Sujiatmi.
Mengutip laman bni.co.id, Sigit menjabat Komisaris Independen PT BNI dari 2018-2022. Lalu terpilih kembali periode untuk 2022-2025.
Pria kelahiran tahun 1965 ini memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret. Kemudian gelar Magister (S2) Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia (UI).
Sigit Widyawan sempat menjabat Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero) Tbk (2015-2018), Direktur PT Roda Pembangunan Jaya (2003-2015).
Sigit diklaim tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi lainnya, Anggota Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Dia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Perpajakan Divisi Produk Beton PT Wijaya Karya (Persero) (1994-1997), dan Kepala Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001). Selain itu, Direktur Keuangan Roda Jati Group (2002-2013) dan terkahir menjabat sebagai Komisaris Independen BNI hingga saat ini.
Tag
Berita Terkait
-
Wasekjen PSI Ibaratkan Jokowi Tanpa Piala Dunia, Menang Pemilu 2029 Jadi Penutup Karier
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin