Suara.com - Sopir angkot terbilang lincah pelaku penabrak lari seorang wartawan foto di Bogor, Jawa Barat, akhirnya ditangkap Polres Bogor.
Hampir tiga bulan lamanya, sopir angkot bernama Andi Yatman itu kabur usai menabrak korban wartawan foto bernama Hendi.
Kini, pelaku yang mengenakan kaca mata dan lincah karena alasannya ketika di rumah sakit itu, ditangkap polisi setelah kabur hampir tiga bulan dan tidak ada tanggungjawabnya sama sekali.
Kabar penangkapan ini dibenarkan Kuasa Hukum
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, organisasi Hendi bernaung, yakni Dodi Herman Fartodi.
Dodi sapaan akrabnya mengatakan kliennya mendapatkan kabar ini lewat surat SP2HP.
"Kami baru dapat info dari klien bahwa pelaku sudah ditangkap," katanya kepada wartawan, Selasa (2/7/2024) malam.
Ia mengungkapkan apresiasi terhadap Kapolres Bogor dan jajarannya karena sudah membantu menangkap pelaku. Mereka berharap ditangkapnya pelaku dapat semakin jelas perkara yang menimpa Hendi.
"Harus terkuak alasan mengapa pelaku melarikan diri dan siapa yang membantu pelaku melarikan diri," ungkapnya.
Selain itu, ia juga meminta agar ada kejelasan dengan pihak Kodjari sebagai pemilik angkot.
Menurutnya walau pelaku sudah ditangkap namun harus ada juga pertanggungjawaban dari Kodjari.
Baca Juga: Mengintip Kondisi Rest Area Gunung Mas Usai Penertiban PKL Puncak Bogor
"Pelaku biarkan dia mempertanggung jawabkan secara pidana perbuatannya. Sedangkan perusahaan juga harus mempertanggung jawabkan sesuai aturan," jelasnya.
Sekedar informasi, salah satu wartawan foto di Bogor, Jawa Barat menjadi korban tabrak lari sopir angkutan kota atau angkot 32 jurusan Cibinong - Pagelaran pada Senin (8/4/2024) lalu.
Pelaku sopir angkot 32 tersebut kabur sejak kecelakaan berlangsung pada dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu, kini pelaku berhasil ditangkap dan statusnya naik menjadi tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
-
'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel
-
Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid
-
Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'
-
Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang