Suara.com - Sejumlah warga RW 10 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara mengeluhkan keberadaan tower atau menara telekomunikasi setinggi 20 meter dengan berat 2 ton yang berdiri di atas masjid wilayah itu.
Warga kemudian mengadukan persoalan tersebut kepada Komisi A DPRD DKI Jakarta pada Selasa (9/7/2024). Sebab, mereka khawatir tower tersebut sewaktu-waktu bisa roboh menimpa rumah-rumah warga.
Ketua RT 003/RW 010 Kelurahan Pegangsaan Dua, Wisnu Broto menyebut, awalnya memang sempat didatangi pengurus Masjid Al Ihsan yang meminta izin untuk melaksanakan pembangunan tower. Ia pun memberikan izin karena awalnya mengira tak akan ada potensi bahaya.
"Waktu itu yang datang ke saya pengurus masjid yang sudah puluhan tahun, sesepuh di situ. Saya nggak pikir panjang karena ini pengurus masjid. Saya ikut tanda tangan. Nggak tahu kalau sampai tinggi sekali towernya," ujar Wisnu usai mengadu ke DPRD DKI.
PT Bina Mitra Sehati selaku pemilik tower telekomunikasi itu disebutnya tak pernah berkomunikasi lagi dengannya.
Setelah itu, warga juga akhirnya mengadu kepada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) dan ditindaklanjuti.
Usai didatangi petugas, akhirnya tower tersebut disegel karena dibangun pada zona yang dilarang.
Kini, warga minta tower itu tak hanya disegel tapi juga dipindahkan ke lahan lain yang lebih lapang.
"Kita tidak menolak ditanam tower, tapi dipendekkan, lah. Paling inggi 6 meter kita minta. Atau dipindahkan. Dia (pengurus masjid) kan punya lahan yang jauh dari pemukiman," katanya.
Baca Juga: Pemilik Tak Gubris Teguran, Tower BTS yang Berdiri di Kalideres Disegel Satpol PP
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim