Suara.com - Bagi pengguna media sosial, nama Guru Gembul mungkin tidak asing. Dia kerap menyampaikan opini lugas dan tegas mengenai berbagai hal.
Guru Gembul memiliki pengikut 1,24 juta di kanal YouTube-nya. Isinya membahas berbagai hal, seperti sejarah, filsafat, teknologi, fisika, hingga politik.
Ada perkataan unik setiap kali Guru Gembul menyapa penontonnya di YouTube. Dia selalu melontarkan kata 'Baraya'. Apa arti kata tersebut?
Mengutip dari Kamus Sunda, Baraya memiliki arti 'saudara'. Maknanya bisa yang masih ada pertalian keluarga.
Namun beberapa memaknainya dengan arti lebih luas. Baraya disebut bisa sekandung, sesama agama maupun sesama manusia.
Profil Guru Gembul
Diketahui, Guru Gembul memiliki nama asli Jafar Rohadi. Dia berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah.
Dalam kanal YouTube milik Deddy Corbuzier, disebutkan Guru Gembul pernah mengajar PKN di beberapa sekolah di Bandung.
Kata Gembul yang dipakai merupakan singkatan dari 'Gemar ngibul'. Dalam bahasa Indonesia berarti suka menyampaikan hal yang tidak jelas kebenarannya.
Baca Juga: Siapa Nama Asli Guru Gembul? Pernah Ragukan Kemampuan Habib Bahar
Banyak pernyataan dari Guru Gembul yang kontroversial. Terbaru, dia meragukan nasab Habib Bahar bin Smith.
Sosoknya juga pernah mempertanyakan keulamaan Habib Bahar. Dalam salah satu kontennya, dia sempat menyoroti video saat Habib Bahar diminta membaca kitab kuning berisi huruf Arab gundul di YouTube Refly Harun.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali