Suara.com - Seorang pria diduga mengancam seorang wasit dengan tongkat logam setelah putranya diberi kartu merah dalam pertandingan sepak bola tingkat sekolah di Negeri Sembilan.
Video insiden tersebut diposting oleh pengguna X @ronramka, yang mengklaim bahwa sang ayah berniat memukul wasit karena keputusan tersebut.
Video berdurasi satu menit 28 detik itu menunjukkan pria tersebut menyerbu lapangan sepak bola dengan membawa tongkat logam sebelum dihentikan oleh beberapa anggota Korps Sukarelawan Malaysia (RELA), yang kemudian menyita benda tersebut darinya.
Anggota RELA terlihat mencoba menenangkan pria tersebut dan mencegahnya masuk ke lapangan.
Menurut Harian Metro, insiden ini diyakini terjadi pada turnamen Majlis Sukan Sekolah Malaysia (MSSM) di Kuala Pilah, Negeri Sembilan.
Reaksi agresif pria tersebut menuai kritik dari banyak netizen.
Beruntung, situasi dapat dikendalikan, dan pria tersebut meninggalkan lokasi dengan damai bersama putranya.
Menanggapi insiden viral tersebut, Direktur Departemen Pendidikan Negeri Sembilan, Datuk Dr. Roslan Hussin, memastikan bahwa semua wasit yang terlibat dalam turnamen tersebut bersikap adil.
Para wasit ditunjuk oleh pejabat MSSM dan tidak boleh berasal dari guru-guru sekolah di negeri tersebut, kata Roslan kepada Harian Metro.
Baca Juga: Biodata Kim Pan-gon, Resmi Mundur karena Keinginan Tiru Shin Tae-yong Tak Dituruti Malaysia?
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah telah mengambil langkah yang tepat dalam menangani masalah ini, dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
Berita Terkait
-
3 Striker Tajam di Grup C yang Perlu Diwaspadai Timnas Indonesia, Bek Timnas Siap?
-
Piala AFF U-19: Ajang Pembuktian Ketajaman Jens Raven di Timnas Indonesia
-
Kim Pan-gon dalam Angka: Singkat tapi Berkesan untuk Timnas Malaysia
-
Siapa Mulia Sugeharto Wonderkid Keturunan Indonesia yang Resmi Perkuat Timnas Malaysia?
-
Biodata Kim Pan-gon, Resmi Mundur karena Keinginan Tiru Shin Tae-yong Tak Dituruti Malaysia?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!