Suara.com - Wakil Presiden Kamala Harris mengambil alih tugas Presiden Joe Biden secara sementara setelah sang presiden dinyatakan positif COVID-19 pada bulan Juli 2024.
"Sesuai dengan konstitusi, Presiden telah mendelegasikan otoritasnya kepada saya untuk bertindak sebagai penjabat presiden selama dia tidak mampu menjabat," kata Harris dalam sebuah pernyataan. "Saya akan melakukan segala daya saya untuk memastikan kelancaran pemerintahan selama masa transisi ini."
Biden dinyatakan positif COVID-19 pada pagi ini, setelah mengalami gejala ringan. Ia saat ini menjalani isolasi di Gedung Putih dan dipantau secara ketat oleh tim medisnya. Biden diketahui baru saja menjalani serangkaian acara kampanye di Las Vegas.
Gedung Putih menyatakan bahwa Biden dalam keadaan sehat dan mengharapkan pemulihan yang cepat. Namun, untuk berjaga-jaga, Harris akan mengambil alih tugas presiden untuk sementara waktu.
Menurut Amandemen ke-25 Konstitusi AS, wakil presiden menjadi penjabat presiden jika presiden tidak mampu menunaikan tugasnya. Harris adalah wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama yang menjabat sebagai wakil presiden dan penjabat presiden.
Selama Biden menjalani isolasi, Harris akan memimpin pertemuan-pertemuan Kabinet dan menjalankan tugas presiden lainnya. Ia juga akan berkonsultasi dengan Biden secara teratur untuk memastikan kelancaran transisi.
Pemerintahan Biden telah menekankan bahwa transfer kekuasaan ini merupakan langkah sementara dan Biden diharapkan untuk kembali menjalankan tugas penuhnya segera setelah ia pulih.
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS: Presiden Biden Positif COVID-19 di Usia 81 Tahun, Gedung Putih Beberkan Kondisinya
-
Bukan Tapera, Ini Kebijakan Joe Biden untuk Mengatasi Masalah Perumahan di Amerika Serikat
-
"Seperti Nyamuk Terbesar di Dunia", Bocor Video Trump Ceritakan Sensasi Peluru Terjang Telinganya
-
Joe Biden Minta Robert F. Kennedy Jr Dilindungi Pasukan Pengamanan Secret Service
-
Istri Korban Penembakan di Kampanye Trump Tolak Bertemu Biden: Suami Saya Republikan yang Taat
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah