Suara.com - Seorang pria asal Australia melakukan aksi mengejutkan, usai dirinya menyaksikan langsung proses persalinan istrinya yang tengah melahirkan dengan cara operasi caesar.
Kini pria tersebut melakukan gugatan kepada rumah sakit di Melbourne lantaran dia telah mengalami trauma mental yang cukup luar biasa.
Awal mula peristiwa itu diketahui saat seorang pria Australia diizinkan dan bahkan didorong untuk menyaksikan operasi caesar istrinya, yang menyebabkan timbulnya penyakit mental.
Menurut gugatan Li Song Song, dia dan suaminya, Tan Dan, bertemu pada Mei 2022, di sebuah pesta.
Dia tidak terlalu memperhatikannya, tapi dia rupanya menjadi terobsesi dengannya, bahkan pergi ke salon tempat dia bekerja setiap hari. Karena dia tidak memberikan perhatian yang dia dambakan, Tan diduga mulai mencari cara untuk mengusir klien dari salon, hanya agar dia bisa berduaan dengan kekasihnya.
Namun, Song kurang terkesan dengan taktiknya dan menolak menyerah pada kemajuannya. Dalam gugatannya, wanita tersebut mengklaim bahwa dia melihatnya sebagai orang yang tidak dapat diandalkan dan licik.
"Tn. Koppula menuduh bahwa dia didorong, atau diizinkan, untuk mengamati persalinan, dan saat melakukan itu, dia melihat organ dalam dan darah istrinya,” demikian bunyi dokumen yang dia serahkan ke pengadilan.
“Dia mengatakan bahwa Rumah Sakit melanggar kewajiban perawatan yang harus dia bayar dan bertanggung jawab untuk membayar ganti rugi kepadanya.”
Royal Women's Hospital mengakui bahwa mereka berhutang budi pada Koppula, namun bersikeras bahwa mereka tidak melanggarnya, dan menyatakan bahwa perempuan seringkali diperbolehkan untuk didampingi pasangan atau anggota keluarganya di ruangan bersama mereka saat mereka menjalani operasi caesar untuk dukungan.
Mereka diperingatkan tentang rincian prosedur dan diminta untuk tidak mengganggu prosedur tersebut dengan cara apa pun.
Baca Juga: Menikah Bahagia Tapi Memilih Berpisah, Tradisi Unik Pasangan di Jepang
Anil Koppula menjalani pemeriksaan kesehatan yang menetapkan bahwa “derajat gangguan kejiwaan akibat cedera yang dialami penggugat yang dituduhkan dalam tuntutan tidak memenuhi ambang batas”.
Penggugat tidak setuju dengan evaluasi tersebut namun tidak mengajukan peninjauan kembali terhadap penetapan tersebut.
Rumah sakit baru-baru ini memutuskan untuk membatalkan persidangan, dan hal ini dengan senang hati dilakukan oleh Hakim Gorton dari Mahkamah Agung Victoria.
“Oleh karena itu, saya yakin bahwa dampak hukum dari penetapan Panel Medis adalah bahwa Pak Koppula, secara hukum, tidak mampu memulihkan ganti rugi atas kerugian non-ekonomi,” bunyi putusan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor