Lantaran kemauannya tidak dipenuhi, anggota ormas itu terlihat membentak-bentak anggota LSM sembari menempuk badan pria tersebut. Anggota ormas itu pun tampak menghardik sembari tolak pinggang.
Meski mendapat intimidasi, pria bernama Sugiyono itu mengaku tidak gentar.
"Mau habisin, gak masalah mas, santai. Kalau berani habisin," ujar sembari berdiri.
Anggota LSM itu pun mengaku tidak masalah jika ada wali murid yang diusir dari rumah imbas melaporkan kasus pungli di SD tersebut. Meski mendapat ucapan-ucapan kasar dari anggota ormas, pria itu pun mengaku tetap akan melindungi orang tua murid yang telah melaporkan kasus pungli tersebut.
"Saya pokoknya tetap akan melindungi masyarakat," ujarnya.
"Jangan takut, njengan mau intervensi hukum. Negara kita, negara hukum," imbuhnya.
Sontak video oknum lurah sekaligus anggota ormas ngamuk-ngamuk hingga mengancam untuk mengusir orang tua murid dari rumahnya lantas mendapat sorotan dari netizen. Bahkan, banyak netizen yang ikutan geram atas tindakan arogan ormas tersebut.
"Bubarin aja ormas gak jelas," tulis salah satu netizen.
"Galak mereka kalo rame-rame, coba klo sendirian," sindir yang lainnya.
Baca Juga: Berlagak Bayar Pakai QRIS, Begini Tampang Jambret Ponsel Wanita Pemilik Warung
"Lurahnya yg milih ormas doang, warganya di paksa milih Krn di intimidasi. Dah keliatan banget kalau kelakuannya begitu mah," timpal netizen lainnya lagi.
Di sisi lain, banyak juga netizen yang menunggu kelanjutan dari video viral itu. Bahkan, ada yang memprediksi jika nantinya akan muncul video permintaan maaf dari anggota ormas setelah mengintimidasi warga yang melaporkan kasus pungli di sekolah.
"Penasaran kelanjutannya. Si bapak tenang sopan dan mempertahankan kebenaran eta di bapak nu pake seragam popolotot bari salah," tulis netizen lainnya.
"Paling-paling akhirnya bikin video minta mangap (maaf)," nyinyir yang lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Berlagak Bayar Pakai QRIS, Begini Tampang Jambret Ponsel Wanita Pemilik Warung
-
Aksi Arogan Satpol PP Usir Pedagang di CFD Bikin Netizen Murka, Akun Sari Roti Dicolek: Masa Diam Aja Bos!
-
Bikin Ngakak! Akting Kesurupan saat Ditilang Polisi: Pria Ini Telanjang di Atas Meja Sembari Meraung-raung Bak Macan
-
Geger Driver Ojol Dikira Meninggal Padahal Tidur, Netizen Salfok Polisi Bawa Kantong Mayat: Ya Allah Udah Disiapin
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Harga Daging Sapi di Jakarta Tembus Rp150 Ribu, Pemprov DKI Pasang Badan Lewat Pasar Murah
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong