Suara.com - Bos daycare Wensen School, Meita Irianty kini harus meringkuk di penjara karena aksi sadisnya menganiaya bayi yang dititipkan orang tuanya di tempat penitipan anak tersebut. Bukti aksi sadis sang influencer di bidang parenting itu pun perlahan mulai terungkap.
Arif Muammar Hidayat, salah satu orang tua korban mengungkapkan ada kejanggalan dari tubuh anaknya yang masih berusia 8 bulan itu. Istri Arif menemukan bukti jika salah satu kaki buah hatinya miring ketika merangkak.
Selain itu, sang isti juga menemukan adanya bercak darah di dalam telinga anaknya. Hal itu diungkapkan Arif di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/8/2024) kemarin.
“Jadi, kecurigaan istri saya terbukti bahwa di bulan lalu ini, anak saya mengalami penganiayaan. Lalu, kemudian pada tanggal 31 Juli, kita berinisiatif melapor ke Polres Depok,” ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (2/8/2024).
Kehadiran Arif di Bareskrim Polri untuk meminta agar kasus yang dilaporkanya di Polres Metro Depok bisa diusut secara tuntas.
“Saya mohon untuk dikawal proses tersebut. Jangan dibiarkan. Ini anak saya masih kecil, masih delapan bulan. Masih tumbuh kembang sudah mendapatkan penganiayaan seperti ini. Saya tidak tahu apakah ini dapat menyebabkan cedera permanen atau tidak,” ungkapnya.
Tangisan Anak-anak
Fakta lainnya juga terungkap ketika Jurnalis Suara.com berkunjung ke daycare Wensen School milik Meita di kawasan Cimanggis Depok, Kamis kemarin. Ternyata, warga sekitar kerap mendengar tangisan anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.
Soal tangisan anak-anak itu kerap didengar oleh Nyoto, pegawai bengkel yang berada di sebelah daycare tersebut
Baca Juga: Wensen School Depok Digaris Polisi Usai Pemilik Meita Irianty Jadi Tersangka Penganiayaan Anak
“Kedengeran sampai sini (tangisannya). Kadang nangis-nya pagi, kadang jam 12 an,” kata Nyoto, kepada Suara.com, saat di lokasi, kemarin
Suara tangisan tersebut, lanjut Nyoto, hampir terdengar setiap hari. Jika diperhatikan, suara tangisan tersebut bersumber dari anak yang sama.
“Kalau di-dengerin sih anaknya yang itu-itu aja,” ucap Nyoto.
Nyoto tidak menyangka jika di daycare tersenut telah terjadi penyiksaan. Mulanya ia mengira, tangisan anak yang didengarnya karena anak tersebut tidak mau dititipkan orang tuanya.
“Saya kira anak itu nangis karena gak mau di-titipin. Saya gak nyangka kalau anak penyiksaan,” ujarnya.
Nyoto yang sudah lama membuka jasa reparasi mobil ini, mengatakan jika Wensen School baru buka sejak 2 bulan terakhir. Sebelumnya, tempat ini merupakan pendidikan anak usia dini (Paud) dan taman kanak-kanan (TK).
Tag
Berita Terkait
-
Kejamnya Anggota Perguruan Silat Di Boyolali, Cuma Gegara Backsound WA Tega Aniaya Remaja 16 Tahun Hingga Tewas
-
Bos Daycare Penganiaya Bayi Ternyata Lagi Hamil Muda, Meita Irianty Bakal Melahirkan Anak di Penjara?
-
Balita Korban Penganiayaan Meita Irianty Alami Trauma, Kerap Ketakutan Lihat Tersangka
-
Bos Daycare Wensen School Juga Aniaya Bayi 9 Bulan, Meita Irianty: Saya Khilaf
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali