Suara.com - Perampok yang sempat menculik S, siswi SMPN 101 Palmerah, Jakarta Barat akhirnya tertangkap. Setelah tampangnya sempat disebar lewat selebaran, perampok yang menculik siswi SMP itu tak berkutik saat lokasi persembunyiannya disergap polisi.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu menyebut pelaku ditangkap saat sedang tidur di sebuah kontrakan di kawasan Benhil, Jakarta Barat pada Kamis (1/8) kemarin.
"Tersangka diamankan di kontrakanya di Benhil saat sedang tidur. Menurut keterangan dia baru sekali tapi masih kami dalami," kata Rovan, saat dikonfirmasi, Jumat (2/8/2024).
Meski pihak kepolisian telah meringkus pelaku, Rovan meminta korban membuat laporan agar dapat dilakukan proses hukum.
"Kami imbau jika ada korban lain agar segera melapor ke Subdit Jatanras," kata Rovan.
Diketahui, aksi penculikan itu terjadi saat korban tiba di sekolah pada Kamis (25/7) lalu. Mirisnya, pelaku masuk ke dalam sekolah saat kondisinya masih sepi hingga akhirnya menipu korban jika orang tua yang mengantarnya ke sekolah mengalami kecelakaan.
Saat itu pelaku berpura-pura menjadi kerabat korban dan menyampaikan jika ibu korban mengalami kecelakaan.
Korban diminta untuk pulang ke rumah. Setelahnya pelaku membonceng korban. Namun di tengah perjalanan, korban diturunkan oleh pelaku setelah merampas barang pribadi dari siswi tersebut.
“Di perjalanan korban dibegal lalu diambil semua benda berharganya," jelas Rovan.
Baca Juga: Ngeri! Siswi SMP di Jakbar Diculik Perampok saat Tiba di Sekolah, Begini Ceritanya!
Meski pelaku mengaku baru sekali melakukan hal ini, namun Rovan memperkirakan masih ada korban lain dalam modus serupa.
"Ini modus baru dan kemungkinan ada korban lain," kata Rovan.
Berita Terkait
-
Ngeri! Siswi SMP di Jakbar Diculik Perampok saat Tiba di Sekolah, Begini Ceritanya!
-
Raja Tega! Mayatnya Dibungkus Terpal Demi Hilangkan Jejak, Terkuak Motif RR Bunuh Rekan Kerja di Pabrik
-
Sadisnya Perampok Habisi Nyawa Karyawan Pabrik di Tangerang: Dipukuli Besi, Mayatnya Dibungkus Terpal
-
Pengangguran Berat, HK Perampok Toko Jam Mewah di PIK Seharga Rp12,8 Miliar Gagal Kaya usai Diciduk Polisi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia