Suara.com - Wakil Presiden Kamala Harris akan melakukan wawancara dengan enam kandidat potensial untuk menjadi pendampingnya dalam Pilpres 2024. Pengumuman resmi mengenai siapa yang akan menjadi calon wakil presidennya dijadwalkan minggu depan.
Mengutip Apnews, daftar kandidat yang diinterview Harris mencakup sejumlah nama besar di panggung politik Amerika Serikat. Beberapa di antaranya adalah gubernur Andy Beshear dari Kentucky, J.B. Pritzker dari Illinois, Josh Shapiro dari Pennsylvania, dan Tim Walz dari Minnesota, serta senator Mark Kelly dari Arizona dan Menteri Perhubungan Pete Buttigieg.
Di antara nama-nama tersebut, Shapiro dan Kelly dianggap sebagai kandidat kuat. Shapiro, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Pennsylvania, telah mengundurkan diri dari beberapa acara penggalangan dana akhir pekan ini. Hal ini memunculkan dugaan bahwa ia mungkin sedang dipertimbangkan serius sebagai calon wakil presiden. Salah satu acara penggalangan dana yang dibatalkan Shapiro seharusnya diadakan di Long Island, New York, yang diselenggarakan oleh Michael Kempner, anggota komite keuangan nasional Presiden Joe Biden.
Kempner dalam pesan kepada para undangan menyebutkan bahwa pertemuan tersebut ditunda, dan secara terbuka menyatakan dukungan agar Shapiro menjadi pilihan Harris.
"Banyak yang berspekulasi bahwa ini adalah tanda Shapiro akan menjadi wakil presiden," tulis Kempner dalam catatan tersebut.
Video yang diunggah di media sosial oleh Walikota Philadelphia, Cherelle Parker, juga menambah kehebohan. Dalam video tersebut, sejumlah pejabat dan Demokrat dari wilayah Philadelphia mendukung Harris sebagai presiden, sambil mempromosikan Shapiro sebagai wakil presiden, yang oleh beberapa orang dianggap sebagai indikasi bahwa Parker mungkin memiliki informasi orang dalam mengenai keputusan Harris.
Meski begitu, sumber lain menyebutkan bahwa video tersebut hanyalah ungkapan dukungan sang walikota terhadap Harris dan Shapiro, yang merupakan teman dekatnya. Sumber itu menambahkan bahwa Parker tidak memiliki informasi khusus mengenai keputusan Harris.
Sementara itu, Presiden Joe Biden pada hari Jumat menyatakan bahwa ia telah berbicara dengan Harris tentang pencarian kandidat wakil presiden, namun ketika ditanya apakah ia memiliki saran mengenai kualitas yang harus dicari dalam seorang wakil presiden, Biden memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut.
"Saya akan membiarkannya menyelesaikan itu sendiri," kata Biden di halaman Selatan Gedung Putih sebelum berangkat ke Wilmington, Delaware.
Baca Juga: Nino Kuya Kuliah di Kampus Top Amerika Serikat, Berapa Sih Biayanya?
Harris memiliki tenggat waktu efektif hingga Selasa mendatang untuk memilih calon wakil presidennya. Setelah itu, ia akan memulai tur di tujuh negara bagian medan pertempuran, dimulai dari Philadelphia, sebagai bagian dari kampanye Pilpres 2024.
Berita Terkait
-
Nino Kuya Kuliah di Kampus Top Amerika Serikat, Berapa Sih Biayanya?
-
Reaksi Joe Biden dan Kamala Harris Setelah Iran Beri Ancaman Untuk Israel
-
Kamala Harris Menangkan suara Partai Demokrat, Dipastikan jadi Calon Presiden AS
-
Daftar Calon Kuat Pasangan Kamala Harris di Pilpres Amerika Serikat
-
Aksi Bela Palestina di Depan Kedubes AS, Massa Bentangkan Bendera Raksasa
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'