Suara.com - Duet Anies Baswedan dengan Jusuf Hamka di Pilkada Jakarta dinilai sulit direalisasikan. Sebab, Jusuf Hamka sebagai kader Partai Golkar bisa jadi tidak akan dimajukan sebagai calon Wakil Gubernur Jakarta.
Pengamat politik Ujang Komarudin menjelaskan bahwa Golkar telah menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang dipastikan tidak akan mendukung Anies menjadi cagub Jakarta.
"Skena Anies-Jusuf Hamka itu berat, tidak akan terealisasi karena KIM tidak akan mengusung Anies," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, dikutip Senin (5/8/2024).
Meski belum terang-terangan disampaikan pihak partai, Ujang menilai kalau Golkar nampaknya akan mengusung kadernya yang lain, yakni Ridwan Kamil untuk maju dalam Pilkada Jakarta.
"KIM plus itu punya dukungan sendiri yaitu ke RK, dengan siapa pasangannya, kita tunggu," ujarnya.
Dari empat nama yang disiapkan Golkar untuk Pilkada Jakarta, di antaranya Erwin Aksa, Ridwan Kamil, Zaki Iskandar, dan Jusuf Hamka. Menurut Ujang, Ridwan Kamil menjadi yang paling potensial dijadikan cagub.
"Pasca Dedi Mulyadi dapat dukungan dari Golkar, maka pilihannya RK tidak di Jawa Barat. Jadi pilihannya RK ke Jakarta. Dari keempat itu pilihannya RK yang akan didorong Golkar atau KIM Plus untuk melawan Anies," kata Ujang.
Berita Terkait
-
Berencana Borong Partai di Luar Koalisi, KIM Disebut Tak Pede dan Mau Jegal Anies di Pilkada Jakarta
-
Pilkada Jakarta Berpotensi Lawan Kotak Kosong, Begini Analisanya
-
Tiga Nama Paling Dominan Di Survei Digital Pilkada DKI, Anies Tertinggi
-
Posisi Anies Dinilai Tetap Aman Di Pilkada DKI, Meski NasDem Gabung KIM Plus
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi
-
Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan