Suara.com - Seorang dokter yang merawat anak-anak di Ekuador saat ini menghadapi hukuman penjara 30 tahun karena membuat konten eksplisit yang melibatkan anak di bawah umur, dan penuntutannya dilakukan berkat Rosco, anjing pelacak elektronik.
Bukan anjing robot, namun seekor anjing yang dilatih untuk mendeteksi bahan kimia yang diaplikasikan pada permukaan perangkat penyimpanan data, bahkan kartu SD yang ukurannya tidak lebih besar dari kuku kelingking.
Rosco berasal dari Rogers County Oklahoma, tempat dia dan rekannya Letnan John Haning bekerja di Satuan Tugas Kejahatan Internet Terhadap Anak.
Seorang dokter yang merawat anak-anak di Ekuador saat ini menghadapi hukuman penjara 30 tahun karena membuat konten eksplisit yang melibatkan anak di bawah umur—dan penuntutannya dilakukan berkat Rosco, anjing pelacak elektronik.
Bukan anjing robot, namun seekor anjing yang dilatih untuk mendeteksi bahan kimia yang diaplikasikan pada permukaan perangkat penyimpanan data, bahkan kartu SD yang ukurannya tidak lebih besar dari kuku kelingking.
Rosco berasal dari Rogers County Oklahoma, tempat dia dan rekannya Letnan John Haning bekerja di Satuan Tugas Kejahatan Internet Terhadap Anak.
Seorang gadis berusia 15 tahun berkebutuhan khusus hadir di rumah tersebut, dan benar-benar lepas kendali dan menangis. Tiba-tiba, seekor anjing pirang besar berjalan mendekat untuk menghiburnya dan gadis itu segera menjadi tenang.
Rosco pun memberikan kenyamanan kepada Haning dan rekan-rekan perwiranya yang mengaku terpaksa harus menghadapi pekerjaan yang sangat ‘berat’. Jadi, ketika si pirang seberat 80 pon ingin duduk di pangkuannya, itu juga meringankan beban mereka.
Ini adalah kisah yang memperkuat anggapan bahwa tidak semua pahlawan mengenakan jubah, sekaligus memperkenalkan gagasan bahwa di antara para pahlawan yang tidak mengenakan jubah, beberapa bahkan tidak perlu menangkap orang jahat—mereka hanya perlu mengendus motherboard. .
Baca Juga: Cerita Dokter Richard Lee saat Mendekam Dipenjara: Aku Merasa Hina Banget
Berita Terkait
-
Pakai Robot Spektakuler! Tumor Paru-Paru Lenyap Berkat Operasi Jarak Jauh Ribuan KM
-
Profil dr Tirta, Jadi Trending Topic Usai Dikaitkan dengan Akun Sepak Bola Irak
-
Makin Serius Berbisnis, Ririn Dwi Arianti dan Dokter Siska Khair Bikin Minuman Pelangsing
-
Ketua IDAI Ungkap Ada Remaja Jadi Ateis karena Kecanduan Gadget, Kak Seto Ungkap Penyebabnya
-
Cerita Dokter Richard Lee saat Mendekam Dipenjara: Aku Merasa Hina Banget
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT