Suara.com - Beredar sekumpulan foto di media sosial yang menampilkan seorang siswa Sekolah Dasar (SD) rela berdiri di atas tanah berlumpur di halaman sekolah demi mengikuti upacara bendera.
Penampakan foto siswa dengan sikap hormat saat Merah-Putih dikibarkan viral menjelang pemerintah Presiden Jokowi menggelar peringatan HUT RI ke-79 untuk pertama kalinya di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada 17 Agustus 2024 mendatang.
Pelaksanaan HUT RI di IKN yang dikabarkan menelan biaya besar itu juga akan terhubung langsung di Istana Negara, Jakarta.
Foto siswa SD yang mengikuti upacara bendera di halamam sekolah yang berlumpur itu turut dibagikan ulang oleh penulis Maman Suherman alias Kang Maman lewat akun Instagram pribadinya, Jumat (9/8/2024).
Dalam unggahannya, tampak siswa SD tetap khidmat mengikuti upacara bendara meski halaman sekolahnya becek oleh lumpur.
Anak laki-laki itu pun tampak mengambil sikap hormat ketika siswa lain bertugas menjadi pengibar Sang Saka Merah Putih di halaman sekolah berlumpur tersebut. Dalam foto itu juga, tampak sejumlah guru dan puluhan siswa lainnya turut berbaris ketika mengikuti upacara bendera.
Kang Maman pun turut memberikan keterangan yang cukup menohok atas foto yang turut dibagikannya itu.
"Berdiri, Menghormat Di atas Tanah Air Indonesia Demi dan untuk Merah-Putih," tulisnya dilihat Suara.com, Jumat.
Kang Maman.
"Tidak apa apa bu bajuku kotor untuk menjunjung bendera negaraku, karena pahlawan dulu baju bercucuran darah demi memerdekakan negara ini," tulisnya.
Selain itu, Kang Maman turut menyertakan link sebuah berita terkait momen siswa SD yang rela terendam lumpur di halaman sekolah demi mengikuti upacara bendera.
Berdasar link berita yang dibagikan, peristiwa SD ikut upacara bendera di halaman berlumpur terjadi di kawasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sontak unggahan foto yang dibagikan Kang Maman menjadi sorotan netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Kebanyakan netizen ikut prihatin atas kondisi siswa SD tersebut.
Bahkan, anggaran peringatan HUT RI di IKN juga diungkit-ungkit dan dikaitkan dengan kondisi sekolah siswa SD itu.
"Klo anggaran mobil di IKN buat ngepaving halaman sekolah siswa ini sepertinya akan lebih bijak," tulis salah satu netizen.
"Epik dan para pemimpin negaranya sedang bermegah2an di ibukota yang (katanya) baru dan maju," celetuk yang lain disertai emoji sedih.
Berita Terkait
-
Jokowi Anggap Wajar Anggaran Upacara HUT RI Membengkak karena Ini
-
Istana Beberkan Alasan Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Di IKN 13 Agustus
-
Start di Stadion Batakan, Begini Rute Bus Rombongan Tamu HUT RI di IKN: Dijaga Ketat dan Lewat Tol Bebas Hambatan!
-
Bantah Sewa 1.000 Unit Alphard, Kemensetneg Sebut Tamu Undangan Upacara HUT RI di IKN Naik Bus Bareng Menteri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar