Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta telah lakukan rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada 2024. KPU Jakarta menetapkan ada sebanyak 8.248.283 DPS yang terdata.
Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Jakarta Fahmi Zikrillah menyampaikan bahwa jumlah tersebut masih sementara.
"Tentu data ini masih sementara. Sesuai dengan namanya, daftar pemilih sementara. Setelah ini, KPU akan mengumumkan secara terbuka melalui website. Kemudian media sosial juga papan pengumuman yang ada di kelurahan. Juga di forum-forumnya RT-RW," kata Fahmi ditemui usai rapat pleno di Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Fahmi mengingatkan kepada masyarakat Jakarta untuk memastikan agar nama dan NIK telah terdaftar sebagai calon pemilih.
Sehingga nantinya bisa menggunakan hak suaranya dalam memilih cagub-cawagub Jakarta.
Masyarakat bisa lakukan pengecekan secara mandiri melalui kanal cekdptonline.kpu.go.id.
"Untuk mengecek kepastian namanya sudah terdaftar atau belum. Jika belum terdaftar, masyarakat bisa melaporkan secara langsung melalui PPS di kelurahan, PPK di kecamatan, ataupun KPU Kabupaten Kota Setempat. Atau bisa melapor secara digital melalui kanal cekdptonline.kpu.go.id itu ada menu daftar," jelasnya.
Untuk mengurus nama dan NIK yang belum terdaftar sebagai calon pemilih, Fahmi mengingatkan untuk menginput dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk didaftarkan sebagai pemilih, salah satunya KTP.
Berita Terkait
-
Dugaan Pencatutan NIK Warga Dukung Dharma Pongrekun Cagub Jakarta, Bawaslu DKI Buka Posko Pengaduan
-
Resmi Gabung KIM Usai Bertemu Prabowo, Surya Paloh Blak-blakan soal 'Lepeh' Anies: Tunggu Momentum yang Tepat
-
Geger Pilkada Jakarta, Data Pribadi Warganet Dicatut untuk Pasangan Dharma-Kun
-
Surya Paloh Sebut Anies Tak Kecewa Batal Diusung NasDem Maju Pilgub Jakarta: Adik Satu Itu Hebat!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung
-
Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok
-
Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata
-
Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?