Suara.com - Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) menyatakan dukungan kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk kembali maju lagi sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dalam muktamar PKB 24-25 Agustus mendatang, mereka berharap Cak Imin kembali dilantik.
Ketua DPN Gemasaba, Heru Widodo, mengatakan dukungan ini disampaikan setelah pihaknya mengumpulkan aspirasi anggota dari daerah seluruh Indonesia. Cak Imin diminta melanjutkan kepemimpinannya yang sudah berlangsung sejak 2005.
"Yang pertama adalah mereka meminta kepada kami Gemasaba Pusat untuk mendukung penuh Ketua Umum Gus Muhaimin Iskandar untuk memimpin PKB sebagai Ketua Umum yang akan datang," ujar Heru di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Heru menyebut, Cak Imin merupakan sosok yang kerap memberikan kesempatan kepada anak muda untuk mengikuti politik praktis seperti Pemilihan Legislatif (Pileg).
"Gus Muhaimin memberikan kami anak-anak muda PKB ini yang di Gemasaba ini memberikan ruang seluas-luasnya untuk terjun ke dunia politik praktis," ucapnya.
Bahkan, di bawah kepemimpinan Cak Imin, Gemasaba kini mengirim kader lebih banyak ke kursi legislatif tingkat kabupaten dan kota atau nasional dari periode lalu hanya berjumlah 15 orang.
"Alhamdulillah karena kepercayaan Gus Muhaimin Gemasaba sekarang ada sekitar 27 anggota kami yang duduk di DPRD Provinsi dan Kabupaten," lanjutnya memungkasi.
Baca Juga: Isu Santer Calon Tunggal di Pilkada Jakarta, PKB: Kotak Kosong Juga Demokratis
Berita Terkait
-
PDIP Tak Bisa Diharapkan, Relawan: Begitu PKB ke KIM Artinya Anies Sudah Gagal Maju di Jakarta
-
Tepis Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, PKB: Sudah Jelas?
-
Isu Santer Calon Tunggal di Pilkada Jakarta, PKB: Kotak Kosong Juga Demokratis
-
Cak Imin Tegaskan PKB Sudah Berkoalisi Dengan Gerindra, Kencang Jalin Komunikasi Sejak Putusan MK
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital