Suara.com - Di media sosial, beredar unggahan yang menyebutkan bahwa Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, berpura-pura menjadi seorang muslim untuk menipu masyarakat.
Unggahan ini juga menampilkan foto yang memperlihatkan Prabowo seolah-olah sedang berceramah di sebuah gereja. Unggahan tersebut diunggah oleh akun Tiktok @garudasakti pada 11 Agustus 2024, dan telah menarik perhatian banyak pengguna media sosial.
Begini narasi dalam unggahan tersebut: "Prabowo Jokowi Sama Sama Cina Sama Sama Bohongnya pura pura muslim. membohongi rakyat,".
Setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi fakta, klaim bahwa Prabowo Subianto berpura-pura menjadi seorang muslim ternyata tidak benar.
Prabowo Subianto telah memeluk agama Islam sejak kecil, mengikuti keyakinan ayahnya yang juga seorang muslim. Hal ini ditegaskan oleh Prabowo sendiri dalam berbagai kesempatan, salah satunya saat memberikan sambutan di acara Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional pada tahun 2018, di mana ia menjelaskan bahwa keluarganya telah memeluk Islam sejak lama.
Selain itu, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut juga merupakan hasil manipulasi digital.
Foto yang sebenarnya adalah gambar Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr Anicetus B. Sinaga, yang diambil pada saat peresmian Gereja Katolik Santa Perawan Maria di Kabanjahe, Medan, pada tahun 2014.
Foto ini sebelumnya telah digunakan dalam klaim serupa yang telah dibantah oleh pemeriksa fakta dari Mafindo. Klaim bahwa Prabowo sedang berada di gereja untuk berceramah adalah tidak benar, dan foto tersebut sengaja diedit untuk mendiskreditkan Prabowo.
Dengan demikian, klaim yang menyatakan bahwa Prabowo Subianto berpura-pura menjadi seorang muslim adalah salah dan menyesatkan.
Baca Juga: Cek Fakta: Prabowo Bagikan Bantuan Rp45 Juta
Konten tersebut adalah bentuk manipulasi yang tidak berdasar dan bertujuan untuk menimbulkan keraguan serta kebingungan di tengah masyarakat.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Prabowo Bagikan Bantuan Rp45 Juta
-
Cek Fakta: Jokowi Ditampar Anies, Benarkah?
-
Jabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi Bantah Ditugaskan Tangkal Serangan Politik Presiden
-
Bak Bumi dan Langit, Beda Penghasilan YouTube Anies Baswedan vs Prabowo Subianto
-
Bikin Heru Budi Terharu, Cerita Siswa SD Pilih Bawa Pulang Menu Makan Gratis buat Neneknya yang Sakit
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT