Suara.com - Dalam sebuah insiden yang mengejutkan, seorang anak berusia dua tahun secara tidak sengaja menembak seorang pria pada Senin pagi di sebuah rumah di Chesterfield County, Virginia. Menurut ABC News, anak tersebut mendapatkan senjata dan secara tidak sengaja menembak pria tersebut, sehingga membuatnya dalam kondisi kritis.
Peristiwa tersebut terjadi pada 19 Agustus, ketika polisi menanggapi laporan penembakan di sebuah kediaman di blok 4400 Butler Lane sekitar pukul 10 pagi. Setibanya di sana, petugas menemukan korban dengan luka tembak dan segera memberikan pertolongan medis. Pria tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Polisi Chesterfield kemudian mengkonfirmasi beberapa rincian kepada CBS 6 News.
''Tampaknya terjadi peristiwa sebagai berikut: Korban hendak keluar rumah dan meletakkan pistolnya di kursi terdekat ketika seorang anak, yang hampir berusia 3 tahun, mengambil pistolnya. Anak tersebut tidak sengaja mengeluarkan senjata api hingga menembak korban. Anak itu tidak terluka dan tidak ada orang lain di rumah itu yang terluka. Sekali lagi, penyelidikan sedang berlangsung,'' kata juru bicara Kepolisian Chesterfield.
Menurut afiliasi Virginia ABC, WRIC, korban adalah pacar ibu anak tersebut.
Tetangga Lisa Wood mengatakan dia melihat anak itu tak lama setelah penembakan.
"Setelah saya masuk ke dalam rumah, dia duduk di sana seperti anak normal. Bukannya dia khawatir, atau semacamnya. Dia masih tersenyum," katanya.
Tetangga lain yang berbicara dengan CBS 6 mengungkapkan harapan mereka agar korban pulih sepenuhnya dan setuju bahwa insiden tersebut menjadi pengingat akan pentingnya langkah-langkah keamanan senjata.
''Hal-hal buruk terjadi setiap kali Anda tidak bertanggung jawab dengan barang-barang Anda. Dan sungguh, sangat menyebalkan bahwa itu harus dilakukan oleh seorang anak kecil. Dan, tahukah Anda, mudah-mudahan orang dewasa ini bisa lolos karena, seperti, ini. Hari ini hanyalah hari yang, Anda tahu, itu tidak baik,'' kata Ms Wood.
Baca Juga: NWS Keluarkan Peringatan Banjir Bandang Connecticut Amerika Serikat
Berita Terkait
-
Joe Biden Sebut Hamas Menyerah Setelah Israel Berhasil Hancurkan Gaza, Benarkah?
-
Biden Janji Akhiri Perang Gaza dan Pulangkan Sandera, Demonstran: Hentikan Mempersenjatai Israel
-
Masih Tunggu Vaksin dari AS dan Jepang, Cacar Monyet di Republik Demokrartik Kongo Tewaskan 570 Orang
-
Lewat Survei Status Gizi Indonesia, Ini 4 Masalah yang Ditemukan Kemenkes
-
NWS Keluarkan Peringatan Banjir Bandang Connecticut Amerika Serikat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang
-
Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan
-
Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif
-
Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026
-
Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
-
Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan
-
Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?