Suara.com - Beredar di Youtube sebuah video dengan narasi yang mengatakan bahwa Timnas Malaysia dikenai sanksi oleh FIFA karena Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) melanggar aturan. Video tersebut diunggah oleh akun Youtube bernama Kanal pada 21 Agustus 2024.
Narasi yang disampaikan demikian:
Modyar !! FAM Malaysia Langgar Regulasi FIFA, Timnas Malaysia Resmi Dikena Sanksi Oleh Presiden FIFA
Melansir Turnbackhoax, setelah dilakukan penelusuranfakta ternyata unggahan tersebut tidaklah benar. Isi video dengan judul tidak ada kesesuaian.
Di samping itu, setelah dilihat videonya secara keseluruhan, narator hanya menyampaikan tentang Malaysia yang memberi diskon tiket Pestabola setelah Timnas Malaysia gagal di kualifikasi piala dunia.
Pemeriksa fakta mencoba mencari pernyataan terkait dan hasilnya ditemukan di laman https://cnnindonesia.com yang diunggah pada 20 Agustus 2024.
Dengan demikian, berdasarkan hasil penelusuran fakta, pernyataan mengenai Timnas Malaysia disanksi FIFA karena FAM melanggar regulasi tidaklah benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
Kuala Lumpur Rawan Sinkhole Raksasa? Wali Kota Angkat Bicara usai Satu Korban Tertelan di Lubang Jalanan
-
Cek Fakta: Mengerikan! Jokowi Palsukan Identitas Ibu Kandungnya
-
Cek Fakta: Jokowi Ditangkap Massa
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Resmi Bergabung dengan PDIP?
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Naik ke-129 Jika Kalahkan Arab Saudi, Kalau Seri / Kalah Bagaimana?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?