Suara.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) turut angkat bicara usai Kaesang Pangarep yang ramai disebut 'hilang' lantaran tak pernah muncul ke publik usai dugaan gratifikasi pesawat jet pribadi sedang diusut oleh KPK.
KontraS pun membuat pengumuman khususnya buat Presiden Jokowi. Pengumuman yang diunggah lewat akun X resmi KontraS setelah nama Kaesang lagi-lagi menjadi trending topik, hari ini.
Lewat cuitannya, akun KontraS menyarankan agar Jokowi membuat pengaduan ke LSM tersebut perihal nama Kaesang yang kini dicari-cari publik karena keberadaannya disebut-sebut 'hilang.'
Terkait saran agar mengadukan hal itu, akun KontraS juga turut me-mention akun X resmi Presiden Jokowi. KontraS pun turut mengunggah infografis sebagai panduan jika Jokowi ingin membuat laporan soal Kaesang.
"Halo, Pak @jokowi Kalau ada indikasi bahwa Kaesang mengalami penghilangan paksa karena publik juga bingung di mana keberadaan dia belakangan, Bapak bisa mengadu ke kami dengan ketentuan sebagai berikut," demikian keterangan akun KontraS dikutip Suara.com, Rabu (4/9/2024).
"Kalau hilang secara umum, bisa ke @DivHumas_Polri ya," sambung akun KontraS disertai emoji dua telapak tangan menempel.
Sontak, cuitan KontraS yang menyarankan Jokowi membuat laporan soal Kaesang yang belakangan disebut 'menghilang' menuai sorotan hingga dibanjiri beragam komentar dari netizen.
Namun, banyak netizen yang justru tertawa menanggapi cuitan akun KontraS. Bahkan, tak sedikit netizen yang turut memberikan komentar dengan nada guyonan.
"Kalo ngilangin mantan dari ingatan ngadu kemana ya," gurau salah satu netizen.
"Kalo hilangnya karena disembunyiin humas polri gimana kak? hehe," celetuk netizen lainnya.
"Baru kali ini anak hilang bapaknya santai," sahut yang lainnya lagi.
"Dilema min, mau nangis atau tertawa ini. Tolong berikan petunjuk harus apa ini? Hahahaha. Atau huhuhuhu," timpal yang lainnya.
"Ternyata KONTRAS juga chef handal. "kami lapar chef"," tambah netizen yang lain disertai emoji tertawa.
Berita Terkait
-
Jejak Digital Silfester Dikuliti usai Maki-maki Rocky Gerung: Bela Kaesang hingga Dihukum Gegara Fitnah JK
-
Putra Jokowi Disebut Hilang usai Ramai Kasus Jet Pribadi, Raja Juli Ngaku Rajin Bertemu Kaesang, Apa Katanya?
-
Koar-koar Tak Sulit Cari Putra Bungsu Jokowi, Begini Cara KPK Panggil Kaesang di Kasus Gratifikasi Jet Pribadi
-
Trending Lagi! Kini Muncul Poster Kaesang "Dicari Orang Hilang", Jokowi Kena Cibir: Gak Malu Mulyono Punya Anak Begini
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Anggaran Pendidikan Tembus Rp19,75 Triliun, DPRD: Tak Boleh Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Jakarta!
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik