Suara.com - Lapangan terbang (lapter) perintis di Kampung Mogodagi, Distrik Kapiraya, Kebupaten Deiyai, Papua Tengah pada Jumat, (8/9/2024) kembali beroperasi setelah sempat ditutup paksa selama dua bulan. Penerbangan di Disktrik Karipaya itu sempat dipalang oknum tertentu setelah sumberdaya alam (SDA) di Kapiraya mulai dikeruk yang berujung konflik yang melibatkan suku Mee dan Kamoro.
Dibukanya kembali lapangan terbang perintis itu dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai, Papua Tengah melalui Dinas Perhubungan (Dishub).
Kepala Dishub Deiyai, Alfius Douw berterima kasih kepada pihak-pihak terkait yang ikut membantu untuk membuka kembali lapangan terbang perintis tersebut.
Upaya untuk mengoperasikan kembali lapter perintis yang sempat ditutup oleh oknum tertentu turut melibatkan jajaran Pemprov Papua Tengah, aparat keamanan, tokoh agama hingga kepala suku setempat.
"Saya punya tugas bagaimana supaya akses transportasi masyarakat Kapiraya ke Deiyai ini dalam satu minggu dalam kali saya layani," kata Alfius Douw kepada wartawan, Minggu (8/9/2024).
Selain itu, Alfius Douw juga memastikan jika lapangan terbang perintis di Distrik Kapiraya bisa digunakan untuk khalayak umum.
"Lapangan ini fasilitas umum siapa pun dia itu bisa pake, ko orang kulit putih ka, kulit hitam ka atau suku apa saja semua siapa pun dia bisa pake, macam dari Timika ke Kapiraya dan ke mana saja bisa pake, ini fasilitas umum. Jadi lapangan penerbangan ini bukan hanya milik satu orang saja namun fasilitas ini adalah milik semua orang begitu," tegasnya. (Elias Douw)
Berita Terkait
-
Sambangi KPU Papua Tengah, Kepala Suku di 8 Kabupaten Dukung Isaias Douw-Yustus Wonda Maju Pilgub
-
MRP Papua Tengah Siapkan Rancangan Peraturan Masyarakat Adat
-
Pendaftaran Ditutup, KPU Papua Tengah Terima Pendaftaran 4 Bakal Paslon Gubernur
-
Usai Berkas Dinyatakan Lengkap dan Penuhi Syarat oleh KPU, Pasangan MeGe Lakukan Tes Kesehatan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera