Suara.com - Longsor hebat terjadi akses di Jalan Lintas Nabire menuju kawasan pedalaman di tiga kabupaten -Dogiyai, Deiyai dan Paniai- dan juga sebaliknya di Papua Tengah.
Akibat longsor tersebut, terjadi kemacetan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Titik longsor terjadi di Kilometer 50 Jalan Trans Nabire dengan panjang longsor hingga 30 meter.
Seorang warga, Harun Pigai mengatakan, longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (26/9/2024) sekitar jam 01.00 dini hari Waktu Papua.
Ia juga mengungkapkan, longsor tersebut juga kerap berulang saat hujan turun.
"Meskipun jalan sudah dibersihkan, jika hujan kembali turun, longsor bisa terjadi lagi," kata Warga Degeuwo, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire itu, Kamis (26/9/2024).
Lantaran itu, ia mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas agar berhati-hati melintas di jalan tersebut.
Sementara itu, upaya pembersihan terus dilakukan agar jalan tersebut bisa dilalui kembali.
Kontributor : Elias Douw
Baca Juga: Cegah Konflik Laten, Pemprov Papua Tengah Tegas Soal Batas Wilayah 3 Kabupaten
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN
-
Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap
-
Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung
-
Wamendagri Wiyagus: PAKU Integritas Tak Hanya Soal Urusan Hukum, Melainkan Juga Pelayanan Publik
-
Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan