Suara.com - Politikus Partai Demokrat, Zulfikar Achmad, resmi dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dalam rapat paripurna perdana yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (1/10/2024).
Dengan usia 78 tahun 4 bulan 15 hari, Zulfikar menjadi anggota DPR tertua yang dilantik pada periode ini. Meskipun berusia lanjut, sepak terjang Zulfikar di dunia politik Tanah Air terus berlanjut dengan komitmen kuat untuk mewakili dapil Jambi.
Zulfikar Achmad bukanlah wajah baru di Senayan. Sebelumnya, ia telah dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yaitu pada periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Dalam Pemilihan Legislatif 2024, Zulfikar kembali lolos setelah memperoleh 50.927 suara, berdasarkan hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengalaman dan jejak politiknya yang panjang menjadikan Zulfikar sebagai sosok penting dalam politik Jambi.
Sebelum berkarier di DPR, Zulfikar juga telah menjalani dua periode sebagai Bupati Bungo, Jambi, dari tahun 2001 hingga 2011. Dalam perannya sebagai Bupati, ia dikenal sebagai bapak pembangunan Kabupaten Bungo. Selain itu, Zulfikar juga pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Jambi pada 2010, meskipun tidak berhasil meraih kemenangan.
Tak hanya dalam politik, Zulfikar Achmad juga memiliki pengalaman luas di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama di berbagai perusahaan, termasuk PT Arbes Guntung Prakasa dan PT Semagi Hotel Prakasa. Latar belakang profesionalnya ini turut memperkuat posisinya sebagai tokoh yang berpengaruh.
Berdasarkan laporan harta kekayaan yang disampaikan melalui LHKPN pada Maret 2024, Zulfikar Achmad tercatat memiliki total harta sebesar Rp 27.120.768.993. Kekayaannya mencakup enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi, seperti Kota Bungo, Jakarta Timur, Karawang, dan Cianjur, dengan nilai mencapai Rp 26 miliar.
Selain itu, ia juga memiliki aset berupa harta bergerak, surat berharga, dan kas. Menariknya, Zulfikar tidak melaporkan kepemilikan kendaraan bermotor ataupun utang.
Dengan pengalamannya yang luas di dunia politik dan kekayaan yang signifikan, Zulfikar Achmad diharapkan mampu terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Jambi di parlemen.
Berita Terkait
-
PDIP Rombak Anggotanya di DPR, 15 Legislator Pindah Komisi
-
DPR Sebut Tunjangan Pensiun Seumur Hidup Sudah Proporsional dan Terukur
-
Soal Usulan Anggota DPR RI Non-Aktif Dipecat, Koordinator MPP Buka Suara
-
Lama Tak Ada Kabar, Ahmad Sahroni Akhirnya Muncul Lagi Nongkrong Bareng Waketum PSI
-
Puan Maharani Apresiasi Dukungan Istri Anggota DPR RI di Tengah Tekanan dan Kritikan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!