- Fraksi PDIP di DPR merotasi 15 anggotanya ke komisi yang berbeda.
- Rotasi ini bertujuan sebagai penyegaran dan penyesuaian keahlian anggota.
- Sejumlah nama besar seperti Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka pindah komisi.
Suara.com - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPR RI melakukan rotasi besar-besaran dengan memindahkan 15 anggotanya ke komisi yang berbeda. Perubahan penugasan ini berlaku efektif sejak 13 Januari 2026 dan disebut sebagai langkah penyegaran (tour of duty) untuk meningkatkan kinerja fraksi.
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menjelaskan bahwa rotasi ini adalah hal yang lumrah dan bertujuan untuk menempatkan setiap anggota sesuai dengan keahliannya (the right man on the right place).
"Pimpinan Fraksi menilai, sebagian besar anggota yang dirotasi ini juga telah beberapa periode menjabat di komisi yang lama," ujar Said Abdullah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1/2026).
Ia mencontohkan perpindahan Sadarestuwati dari Komisi VI ke Komisi IV yang membidangi pertanian, sesuai dengan latar belakang keahliannya.
"Demikian halnya dengan Pak I Nyoman Parta, beliau ahli hukum, sebelumnya di Komisi X, kini dipindahkan ke Komisi III," jelasnya.
Said meminta publik untuk tidak berprasangka negatif, karena rotasi adalah praktik biasa di setiap fraksi dengan tujuan utama meningkatkan kinerja.
Daftar Anggota yang Dirotasi
Berikut adalah daftar 15 anggota Fraksi PDIP yang mengalami rotasi:
- Stevano Rizki Adranacus: dari Komisi III ke Komisi X
- Pulung Agustanto: dari Komisi III ke Komisi IX
- Dewi Juliani: dari Komisi III ke Komisi VI
- Sturman Panjaitan: dari Komisi IV ke Komisi VI
- Paolus Hadi: dari Komisi IV ke Komisi XIII
- Adian Napitupulu: dari Komisi V ke Komisi X
- Rieke Diah Pitaloka: dari Komisi VI ke Komisi XIII
- Sadarestuwati: dari Komisi VI ke Komisi IV
- Eko Kurnia Ningsih: dari Komisi IX ke Komisi XIII
- Ahmad Safei: dari Komisi IX ke Komisi V
- I Nyoman Parta: dari Komisi X ke Komisi III
- Mercy Chriesty Barends: dari Komisi X ke Komisi III
- Vita Ervina: dari Komisi XIII ke Komisi IX
- Siti Aisyah: dari Komisi XIII ke Komisi III
- Jamaluddin Idham: dari Komisi XIII ke Komisi IV
Baca Juga: Hasto: Hidup Butuh Gemblengan Agar Keluar Pamor, Ajak Lestarikan Tosan Aji Teladani Laku Bima
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia
-
Lantik 1.177 Perwira, Prabowo Tegaskan TNI-Polri Adalah Jantung Negara
-
Bus H2 DDF dan Koridor Jakarta-Patimban, Tandai Babak Baru Ekosistem Hidrogen Indonesia
-
Investor Enggan Masuk, Proyek Storage Minyak Nasional Jalan di Tempat
-
Trauma Masa Kecil: Luka yang Berawal dari Hal-hal yang Dianggap Sepele
-
Sudaryono Warning Sahabat hingga Alumni, Jangan Harap Dapat 'Jatah' di Program MBG