Suara.com - Sebuah foto yang menjadi viral di LinkedIn telah memicu kembali diskusi tentang keseimbangan kehidupan dan pekerjaan.
Gambar tersebut, yang dibagikan di LinkedIn oleh Torrey Leonard, salah satu pendiri dan CEO perusahaan rintisan AI Thoughtly, menunjukkan rekan pendirinya Casey Mackrell sedang bekerja di laptopnya saat pernikahannya sendiri.
Dalam keterangan foto, Tn. Leonard menjelaskan keadaannya, dengan mencatat bahwa perusahaan tersebut baru saja mendapatkan klien baru dengan tenggat waktu dua minggu untuk meluncurkan proyek dan pernikahan Tn. Mackrell kebetulan jatuh pada waktu yang sama.
"Jadi, ini dia yang sedang menyelesaikan permintaan penarikan. Di pernikahannya sendiri. Selamat Casey- sekarang, silakan, luangkan waktu," tulis Leonard di LinkedIn.
Leonard membagikan unggahan itu sehari yang lalu. Sejak saat itu, unggahan itu telah mengumpulkan banyak reaksi dan komentar.
Di bagian komentar, Mackrell mengklarifikasi bahwa dia kembali ke acara perayaan "dua detik kemudian," namun, gambar itu memicu perdebatan di media sosial tentang keseimbangan kehidupan dan pekerjaan.
"Aneh sekali mengunggah ini. Ini bukan hal yang bisa dibanggakan. Orang ini adalah laptopnya, bekerja di pernikahannya sendiri dan Anda mengucapkan selamat kepadanya? Astaga. Benar-benar tuli nada," tulis seorang pengguna.
"Sangat mudah untuk melupakan prioritas sebagai pendiri. Ini adalah contoh yang bagus untuk itu," komentar yang lain. "Saya tidak tahu mana yang lebih buruk: orang-orang yang memintanya untuk mengerjakan pernikahannya atau fakta bahwa itu diunggah di LinkedIn sebagai sesuatu yang memotivasi," ungkap pengguna ketiga.
"Ini sangat memalukan bagi Anda dan perusahaan Anda," tulis seorang pengguna. "Ini bukan gaya yang Anda bayangkan," kata pengguna kelima.
Baca Juga: Silsilah Keluarga Beby Tsabina, Rela Besanan dengan Terduga Koruptor Hingga Pelaku Pelecehan
"Orang-orang benar-benar menjalani kehidupan yang sangat menyedihkan," tulis seorang pengguna. "Saya bercita-cita menjadi kebalikan dari orang ini dalam karier saya," kata yang lain.
Berita Terkait
-
Trend Soft Saving Ala Gen Z: Work Life Balance dan Hasrat Pensiun Dini?
-
Kamila Asy Syifa Umur Berapa? Selebgram Cantik Dianggap Belum Cukup Umur Dinikahi Gus Zizan
-
Pekerjaan Mentereng Sang Ho Han, Kakak Ipar Beby Tsabina yang Ternyata Orang Korea
-
Baru Saja Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Verrell Bramasta Kode Keras Ingin Segera Menikah
-
Silsilah Keluarga Beby Tsabina, Rela Besanan dengan Terduga Koruptor Hingga Pelaku Pelecehan
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI
-
Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum