Suara.com - Seorang pengendara kendaraan bermotor di Kota Batu, Jawa Timur menjadi korban penembakan oleh pria tak dikenal saat melintas di Jalan Wukir, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kamis.
Kepala Kepolisian Sektor Batu Ajun Komisaris Polisi Anton Hendry Subagijo mengatakan kejadian penembakan terjadi tepat di depan Kantor Kelurahan Temas, sekitar pukul 13.30 WIB.
"Korban berusia kurang lebih 35 tahunan, warga Temas sini. Kejadian penembakan di sini kurang lebih pukul 13.30 WIB," kata Anton.
Anton menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu sedang berboncengan bersama istri dan anaknya mengendarai sepeda motor melintas dari sisi timur tempat kejadian perkara atau dari arah Torongrejo disalip oleh pelaku yang juga mengendarai kendaraan roda dua.
Setelah mendahului korban, pelaku kemudian putar arah menuju ke depan kantor kelurahan dan mengeluarkan pistol.
"Lalu menembak ke arah korban yang berboncengan dengan anak dan istrinya. Peluru yang ditembakkan mengenai mengenai dada sebelah kiri atas suaminya," ucapnya.
Setelah terkena tembakan, korban menepikan kendaraannya. Sedangkan pelaku melarikan diri ke arah utara atau menuju ke Pandan Rejo.
"Belum bisa dipastikan jenis pistolnya apa, karena proyektil peluru masih berada di dalam tubuh korban. Jadi perlu analisa lebih lanjut untuk mengetahui jenis senjatanya," ucap dia.
Anton mengatakan korban kini sudah dibawa menuju ruang ICU Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Analisa dari dokter akan dilakukan operasi besok siang. Keluarganya mengalami shock," katanya.
Dia menambahkan proses penyelidikan penambakan ini dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu.
"Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dari Polres," tuturnya.
Ciri Pelaku Berbadan Kekar
Di tempat yang sama, Lurah Temas Adi Santoso menyatakan sempat mendengar ledakan keras tepat dari depan kantornya. Dia awalnya mengira jika bunyi bersumber dari ledakan petasan.
"Kemudian keluar banyak orang ternyata ada yang ditembak. Kalau dari informasi korban baru melakukan ziarah ke makam," ucapnya.
Dia menyatakan seusai penembakan itu, perangkat kelurahan langsung mencari rekaman CCTV kejadian tersebut.
"Pelaku sendirian, ciri-ciri pelaku badan kekar menembak dengan tangan kiri, dia menembak sambil mengendarai motor. Dia pakai helm," tuturnya.
Berita Terkait
-
Bocah 11 Tahun Diamankan usai Pamer Satu Set Senjata Api, Rencanakan Eksekusi Pembunuhan di 2 Sekolah
-
Bocah 2 Tahun di Amerika Serikat Pegang Senjata Api, Tak Sengaja Tembak Pacar Ibunya
-
Salah Sasaran, Penembakan di Rumah Anggota DPRD Badung, Polisi Ungkap Target Sebenarnya
-
Polisi Bongkar Motif Pelaku Penembakan Rumah Anggota DPRD Badung
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa