Suara.com - Dulunya Lapangan Gajah Mada di Jalan Krakatau, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, hanyalah lapangan sepak bola yang terkesan kumuh.
Malam harinya, seputaran lapangan yang memiliki luas sekitar 7.200 meter persegi itu kerap dijadikan sebagai lapak pedagang angkringan berjualan. Namun, setelah Wali Kota Medan Bobby Nasution merevitalisasinya, Lapangan Gajah Mada kini tampil dengan wajah baru.
Tidak hanya memiliki lapangan sepak bola yang representatif, juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas olahraga lainnya seperti jogging track, panjat tebing, dan lapangan sepak takraw.
Selain itu, Lapangan Gajah Mada juga memiliki taman bermain untuk anak, kafe, serta kantor pengelolaan. Dengan demikian lapangan ini dapat digunakan oleh semua umur, sehingga diharapkan dapat mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Langkah Bobby merevitalisasi Lapangan Gajah Mada ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Ditambah lagi, revitalisasi yang dilakukan tanpa menggunakan dana APBD Kota Medan melainkan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Tor Ganda.
"Mantap kali. Sebelumnya ini lapangan tradisional yang hanya ada lapangan sepak bola saja dan lebih sering digunakan angkringan malam. Tapi, sejak kepemimpinan Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution, Lapangan Gajah Mada sudah dibuat jauh berubah dan memiliki banyak fasilitas yang bisa digunakan masyarakat dengan nyaman," kata Sanusi Harahap (60), salah seorang warga yang tengah berolahraga, beberapa waktu lalu.
Warga lainnya bernama Widia (38) mengaku sangat senang dengan revitalisasi yang dilakukan tersebut. Dengan dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga, ibu rumah tangga yang mengenakan baju olahraga berwarna pink itu kini rutin berolahraga di Lapangan Gajah Mada tersebut.
"Saya rutin berolahraga di sini, bisa pagi atau sore hari di hari biasa. Sebab, Sabtu dan Minggu, lapangan ini ramai sekali pengunjung yang berolahraga. Di lapangan ini, saya lebih sering menggunakan jogging track karena sangat menarik," ungkap Widia.
Tidak hanya membuat tubuhnya bugar, wanita cantik yang mengenakan jilbab hitam ini juga mengaku banyak mendapatkan teman baru di saat berolahraga di Lapangan Gajah Mada tersebut.
"Dengan revitalisasi yang dilakukan, Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota tidak hanya mendorong masyarakatnya hidup sehat dengan berolahraga, tapi juga menciptakan interaksi yang sangat positif di antara warga sambil menikmati fasilitas olahraga yang ada di lapangan tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Tangis Amsal Sitepu Usai Divonis Bebas oleh Hakim
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok
-
Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani
-
Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah