Suara.com - Mensesneg era Jokowi, Pratikno mengaku diminta presiden terpilih Prabowo Subianto untuk masuk dalam kabinetnya untuk periode lima tahun mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Pratikno usai dipanggil Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).
"Bapak presiden terpilih menyampaikan ke saya, meminta saya untuk membantu beliau bergabung di kabinet," kata Pratikno.
Namun, ia tak mau membeberkan posisi barunya dalam kabinet Prabowo ke depannya.
Ia hanya menegaskan bahwa Prabowo menggarisbawahi soal pentingnya menjaga soliditas kabinet.
"Ya kan memang dalam kabinet banyak menteri sesuai bidangnya masing-masing. Dan tentu saja tidak bisa satu kementerian itu sepenuhnya beda ya dengan kementerian yang lain, ada tumpang tindih untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, apakah itu pengentasan kemiskinan peningkatan sumber daya manusia, whatever lah ya maka pentingnya untuk bekerja sama," ujarnya.
"Beliau menggarisbawahi, pentingnya soliditas di kabinet kerja sama bekerja dengan sebaik-baiknya supaya target-target dari Pemerintahan Presiden Prabowo bisa tercapai dengan sebaik-baiknya," sambungnya.
Saat dipertegas apakah ke depan Pratik akan menjabat posisi menteri koordinator, ia hanya menjawab dengan kalakar.
"Pengen tau aja. Haha," katanya.
Baca Juga: Diminta Prabowo Bantu Tugas Mulia, Zulhas: Agar Bisa Swasembada Pangan dan Jadi Negara Maju 2045
Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto akan memanggil figur-figur calon menterinya di kabinet nanti di Kediamanya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024) sore ini.
"Iya rencananya sih seperti itu, diundang calon menteri yang kemarin sudah menandatangani kesediaan membantu, tapi finalisasinya adalah hari ini,” kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Menurutnya, para calon menteri itu akan bertemu langsung dengan Prabowo. Namun untuk finalisasinya setelah pertemuan.
"Nah finasliasinya setelah pertemuan," katanya.
Lebih lanjut, Dasco menyampaikan, jika pemanggilan itu akan berlangsung kemungkinan hari ini dan besok.
"Mungkin hari ini dan besok. Iya, di seputar Kertanegara," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana