Suara.com - Perdana Menteri Simon Harris dari Irlandia, yang memiliki pasukan dalam misi UNIFIL, pada hari Senin mengatakan kepada Presiden Israel Isaac Herzog melalui panggilan telepon bahwa UNIFIL memiliki "mandat yang jelas dari Dewan Keamanan, dan bahwa UNIFIL harus diizinkan untuk menjalankan fungsinya tanpa hambatan," kata kantor Harris.
Serangan Hamas terhadap Israel tahun lalu yang memicu perang di Gaza mengakibatkan kematian 1.206 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka resmi Israel.
Jumlah tersebut termasuk sandera yang terbunuh dalam penahanan.
Kampanye militer balasan Israel di Gaza telah menewaskan42.289 orang menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, sebagian besar warga sipil. PBB telah menggambarkan angka-angka tersebut sebagai angka yang dapat diandalkan.
Dengan perang di sana, dan di Lebanon, yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda, ketakutan akan konflik regional yang lebih luas telah membuat Iran, yang mendukung Hizbullah dan Hamas, terlibat dalam upaya diplomatik dengan sekutu dan kekuatan lain.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan seorang pejabat senior dari gerakan Huthi Yaman yang didukung Iran di Oman, perhentian terakhir dalam lawatan diplomatik regional.
Raja Yordania Abdullah II memperingatkan tentang "perang regional yang akan merugikan semua orang," selama pertemuan dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati pada hari Senin.
Tepat sebelum serangan hari Minggu di pangkalan militer Israel, Pentagon mengatakan akan mengerahkan sistem antirudal ketinggian tinggi yang dikenal sebagai THAAD ke Israel untuk lebih meningkatkan pertahanan sekutunya terhadap potensi serangan Iran.
Israel masih mempertimbangkan tanggapannya terhadap serangan rudal pada tanggal 1 Oktober oleh Iran, yang merupakan serangan terbaru dari dua serangan yang telah dilakukan terhadap Israel tahun ini.
Baca Juga: Tegas! Paus Fransiskus Minta Israel Hormati Pasukan Perdamaian PBB
Tag
Berita Terkait
-
Netanyahu Klaim Akan Serang Hizbullah Tanpa Ampun di Penjuru Lebanon
-
"Wall Street dapat Untung dari Genosida!" Yahudi Amerika Tuntut Keadilan untuk Gaza
-
Israel Akui Serangan Udara yang Membakar Tenda Pengungsi di Rumah Sakit Gaza
-
Tegas! Paus Fransiskus Minta Israel Hormati Pasukan Perdamaian PBB
-
Apa Itu THAAD? Dikirim Amerika Serikat Untuk Bantu Israel
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
-
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe