Suara.com - Terungkap alasan di balik kehadiran PDI Perjuangan Pramono Anung ke kediaman Presiden terpilih, Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024) kemarin. Ternyata, Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut tiga itu sengaja diutus untuk menyampaikan pesan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri kepada Prabowo.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
"Menyampaikan pesan dari Ibu Mega kepada Pak Prabowo," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2024).
Namun, Puan Maharani enggan menjelaskan lebih lanjut terkait dengan pesan Megawati kepada Prabowo melalui Pramono.
"Rahasia," kata Puan.
Sebelumnya, Pramono sempat mendatangi sebelah rumah calon presiden terpilih pada Pemilu 2024 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Selasa (15/10) pukul 12.47 WIB.
Pramono tiba memakai batik berwarna gelap dan berjalan cepat menuju sebelah rumah Prabowo.
Berdasarkan pantauan ANTARA, mantan Sekretaris Kabinet tersebut tiba setelah Prabowo masuk ke rumahnya pada pukul 12.46 WIB.
Pada pukul 13.43 WIB dengan menumpangi mobil berpelat nomor B-1670-WIZ berwarna hitam, Pramono meninggalkan area sekitar kediaman Prabowo tanpa berkomentar apa pun. (Antara)
Berita Terkait
-
2 Hari Digembleng, Rundown Pembekalan Calon Kabinet Prabowo di Hambalang: Bahas Geopolitik, AI hingga Antikorupsi
-
Tepis jadi Menteri Prabowo usai Dipanggil ke Kertanegara, Pramono: Saya Akan Fight Menangkan Pilgub Jakarta
-
Ketimbang Grace Natalie, Koalisi Perempuan Lebih Setuju Veronica Tan jadi Menteri PPPA, Apa Alasannya?
-
Dicap Kabinet Rasa Mulyono, Rocky Gerung Sebut Prabowo Bakal Diterpa 'Badai' di 100 Hari Kerja
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto