Suara.com - Babe Haikal Hassan ikut hadir ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan. Ia mengaku mendapatkan sejumlah arahan dari Prabowo. Akan tetapi di sisi lain, sejumlah netizen fokus membahas deretan kontroversi Babe Haikal Hassan.
Kepada wartawan Babe Haikal Hassan mengatakan mendapatkan arahan berupa membangun Indonesia tanpa hoaks yang dapat membuat suasana kita semakin tidak enak. Ia tidak mengungkap detail pertemuannya dengan Prabowo Subianto apakah diberi jabatan wakil menteri atau tidak.
Namun telah jelas bahwa Babe Haikal Hassan termasuk dalam sejumlah tokoh yang dipanggil Prabowo ke Kertanegara sebagai calon wakil Menteri atau kepala badan. Prabowo menerangkan jika tokoh-tokoh yang ia panggil telah siap membantu tugasnya sebagai Presiden RI 2024-2029.
Akan tetapi, kemunculan Babe Haikal Hassan pun jadi sorotan. Lantaran sebelumnya ia pernah menyatakan oposisi sampai mati terhadap pemerintah Indonesia. Berikut sejumlah kontroversi Babe Haikal Hassan.
1. Sempat Menyatakan Akan Oposisi Sampai Mati
Pernyataan Haikal Hassan yang akrab disapa Babe Haikal Hassan mengenai akan oposisi sampai mati ini diungkit oleh pemilik akun @narkosum di social mediaX (eks twitter).
Sekarang, Haikal Hassan seperti mengingkari ucapannya sendiri Ketika menyatakan siap ditugasi oleh Prabowo-Gibran, dan bergabung dengan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.
2. Menyatakan agar Ulama Menjaga Jarak dari Umara
Umara berasal dari Bahasa Arab yang artinya pemimpin pemerintahan. Akun @alisyarief mengungkit kata-kata Babe Haikal Hassan yang pernah mengingatkan para ulama agar menjaga Jarak dari para umara atau pemimpin pemerintahan, orang-orang yang memegang kekuasaan.
Namun kini, Babe Haikal Hassan berbicara siap untuk ikut membantu menjauhkan Indonesia dari hoaks, sesuai arahan Prabowo. Meski belum diumumkan secara resmi mengenai posisinya, tetapi jelas bahwa sekarang ia antusias menjadi salah satu umara.
3. Dipecat dari Kepengurusan Persaudaraan Alumni (PA) 212
Berita Babe Haikal Hassan dipecat dari kepengurusan persaudaraan Alumni 212 pada Februari 2022. Berita pemecatannya ramai diperbincangkan oleh publik. Disebut-sebut bahwa alasan pemecatannya adalah karena pengkhianatan.
Baca Juga: Beda Pendidikan Raffi Ahmad vs Giring Ganesha, Seleb Masuk Kandidat Kabinet Baru Prabowo Subianto
Babe Haikal Hassan dengan santai menanggapi bahwa tidak ada pengkhiatan melainkan berhenti dari kepengurusan karena supaya ada regenerasi pengurus.
Ia juga mengungkap bahwa ia masih mengabdi untuk negara, mengikatkan diri dalam persatuan dan kesatuan tanpa membedakan suku, ras, kelompok, keturunan, dan semuanya.
4. Diusir dari Malang
Berita ini ramai diperbincangkan pada Januari 2022. Disebutkan bahwa Haikal Hassan diusir dari Malang. Pada saat itu beredar video berdurasi 1 menit 19 detik memperlihatkan Haikal Hassan yang tampak diusir oleh sekelompok orang. Kejadian tersebut terjadi di Malang, Jawa Timur.
Haikal Hassan membenarkan bahwa sempat ada beberapa orang yang menolak, tetapi secara umum rangkaian acara ceramah Haikal Hassan yang dijadwalkan pada 21-23 Januari 2024 berlangsung aman dan lancer. Berita diusir dari Malang itu hanya dibesar-besarkan medsos.
Penolakan itu sendiri terjadi Ketika Haikal Hassan akan menghadiri cara di Gedung Muammalah. Akan tetapi, karena terjadi penolakan, pertemuan pun batal digelar. Penolakan tersebut berlandaskan pada alasan kekhawatiran pertemuan itu akan merusak toleransi antar umat beragama yang sudah terbangun dengan baik di Malang.
5. Ngaku pernah ketemu Nabi Muhammad SAW melalui mimpi
Dari sekian deretan kontroversi Babe Haikal Hassan, mungkin ini adalah salah satu yang sulit untuk dipercaya. Haikal Hassan mengaku pernah bertemu Rasulullah saw melalui mimpi.
Berita Terkait
-
Pandangan Politik Taufik Hidayat, Dulu Menjauh dari Kemenpora, Kini Ditugasi Prabowo Jadi Wamen?
-
Beda Pendidikan Stella Christie dan Bahlil Lahdalia, Guru Besar Vs Gelar Doktor Singkat
-
Total Harta Kekayaan Dyah Roro Esti, Politikus Golkar yang Dipanggil Prabowo
-
Raffi Ahmad vs Giring Ganesha Calon Wamen Prabowo: Ada yang Mendadak Jadi Doktor Kehormatan
-
Riwayat Pendidikan Yovie Widianto: Musisi Ikut Dipanggil Prabowo, Bakal Masuk Kabinet?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua