Suara.com - Ada 17 menteri era Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto ke Kertanegara. Belasan tokoh itu disebut menjadi bursa kuat sebagai calon menteri kabinet Prabowo-Gibran nanti.
Jumlah calon menteri yang dipanggil tersebut hampir setengahnya dari 49 tokoh yang dipanggil Prabowo.
Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, hal itu sebagai wujud Prabowo belum nyaman dan leluasa untuk membentuk kabinet pemerintahannya sendiri.
Hendri pun beranggapan, publik masih harus menunggu terobosan Prabowo dalam membentuk pemerintahan yang dia inginkan.
"Ada kecenderungan Prabowo merasa yang penting dilantik dulu. Barulah setelah merasa nyaman akan lakukan gerakan politik," kata Hendri diskusi publik 'Koalisi Gemuk dan Antisipasi Kebocoran Anggaran' secara virtual, Rabu (16/10/2024).
Dari banyaknya nama yang menjadi calon menteri dan dari berbagai partai serta kelompok beragam, menurut Hendri, hal itu juga memperlihatkan kalau Prabowo tengah berupaya lebih dulu menyenangkan pihak-pihak yang telah membantu kemenangannya dalam Pilpres 2024.
"Ini kabinet yang muncul dari pergerakan elektoral, sangat banyak orang harus dipenuhi keinginannya. Sehingga akhirnya dibentuk kabinet ini, rasanya sangt Jokowi," katanya.
Terlebih pemanggilan para calon menteri itu dilakukan hanya sehari setelah Prabowo bertemu Jokowi di Solo pada Minggu (14/10) lalu. Sehingga, Hendri menyampaikan, sulit bagi publik untuk yakin kalau calon menteri yang dipanggil Prabowo tidak ada yang titipan Jokowi.
"Kita tidak bisa tutup mata bahwa penyusunan kabinet hanya 1 hari setelah Prabowo dipanggil Jokowi. Jadi kalau orang dilingkaran Jokowi dan Prabowo bilang gak ada endors dari Jokowi ya silakan saja," beber dia.
Baca Juga: Kompak Berkemeja Putih, Begini Suasana Pembekalan Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Di Hambalang
Berikut daftar 17 menteri Jokowi yang dipanggil Prabowo tersebut:
- Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)
- Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri (Mendagri)
- Erick Thohir - Menteri BUMN
- Budi Gunadi Sadikin - Menteri Kesehatan (Menkes)
- Zulkifli Hasan (Zulhas) - Menteri Perdagangan (Mendag)
- Bahlil Lahadalia - Menteri ESDM
- Dito Ariotedjo - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)
- Amran Sulaiman - Menteri Pertanian (Mentan)
- Airlangga Hartarto - Menko Perekonomian
- Supratman Andi Agtas - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham)
- Sri Mulyani - Menteri Keuangan (Menkeu)
- Agus Gumiwang Kartasasmita - Menteri Perindustrian
- Rosan Roeslani - Menteri Investasi
- Pratikno - Menteri Sekretaris Negara
- Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) - Menteri Sosial (Mensos)
- Budi Arie Setiadi - Menteri Komunikasi dan Informatika
- Sakti Wahyu Trenggono - Menteri Kelautan dan Perikanan
Berita Terkait
-
Kompak Berkemeja Putih, Begini Suasana Pembekalan Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Di Hambalang
-
3 Tokoh Besar Menolak Tawaran Menteri Prabowo Subianto, Salah Satunya Perempuan
-
Kekayaan Gus Miftah, Pendakwah yang Diisukan Masuk Kabinet Prabowo-Gibran?
-
Sri Mulyani Jadi Menkeu Lagi, Ditugaskan Buat Lunasin Utang Jokowi?
-
Tamu Kenegaraan Dari Negara ASEAN Dipastikan Hadiri Pelantikan Prabowo
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua