Suara.com - Sebuah kapal perang Jerman yang terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian UNIFIL, menembak jatuh drone di lepas pantai Lebanon pada Kamis, mengingatkan kembali akan meningkatnya ketegangan terkait keamanan pasukan PBB di negara tersebut. Kementerian Pertahanan Jerman mengonfirmasi kepada Reuters bahwa insiden ini terjadi di tengah kekhawatiran yang berkembang mengenai keselamatan pasukan yang bertugas di wilayah yang penuh konflik ini.
Sejak Israel melancarkan operasi darat terhadap militan Hezbollah pada 1 Oktober, posisi UNIFIL telah mengalami serangan, menimbulkan alarm di antara pemerintah Eropa yang ikut berpartisipasi dalam misi tersebut.
“Kapal korvet kami berhasil menenggelamkan kendaraan udara tak berawak (UAV) yang tidak dikenal dengan aman,” ungkap juru bicara kementerian, menambahkan bahwa tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada kapal Jerman maupun awaknya.
Korvet Ludwigshafen am Rhein tetap melanjutkan tugasnya di kawasan tersebut, menurut pernyataan resmi. Juru bicara komando operasi gabungan Bundeswehr juga menyatakan bahwa objek yang tidak diketahui asalnya tersebut ditargetkan oleh sistem pertahanan yang ada.
Andrea Tenenti, juru bicara UNIFIL, mengungkapkan melalui platform X bahwa UAV tersebut mendekati salah satu kapal mereka di lepas pantai selatan Lebanon.
"Sesuai prosedur, langkah-langkah kontra elektronik diterapkan dan UAV tersebut jatuh serta meledak dengan sendirinya. Kami sedang menyelidiki masalah ini,” katanya.
Desakan untuk Menarik Pasukan PBB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengajukan permohonan kepada PBB untuk menarik pasukan perdamaian mereka dan menyebut tuduhan bahwa Israel sengaja menargetkan pasukan penjaga perdamaian sebagai sepenuhnya salah. Lima anggota pasukan penjaga perdamaian dilaporkan mengalami cedera akibat serangan yang terjadi baru-baru ini.
“Kami meminta semua pihak untuk tidak menghalangi UNIFIL dalam pelaksanaan mandatnya. Ini adalah pendapat yang disepakati oleh pemerintah Jerman, Uni Eropa, dan pada akhirnya juga oleh PBB,” ungkap juru bicara kementerian luar negeri Jerman kepada para wartawan pada Rabu.
Keterlibatan Jerman dalam misi ini terfokus pada patroli perairan lepas pantai Lebanon, dengan sekitar 150 tentara dikerahkan secara rata-rata, menurut informasi dari Bundeswehr. Objek udara tersebut ditargetkan di sebelah barat laut pangkalan UNIFIL di Naqoura, jauh dari pantai tetapi dekat dengan kapal perang Jerman.
Baca Juga: Hizbullah: Kami Berhasil Hancurkan Tank Merkava Israel, Dua Orang Tewas
Bagian dari drone yang jatuh telah berhasil dipulihkan untuk penyelidikan lebih lanjut, meskipun militer Jerman menolak memberikan komentar lebih lanjut mengenai hal ini. Kejadian ini menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan tersebut masih terus berlanjut, sementara misi UNIFIL berupaya untuk menjaga stabilitas di Lebanon.
Berita Terkait
-
Hizbullah: Kami Berhasil Hancurkan Tank Merkava Israel, Dua Orang Tewas
-
Situs Bersejarah Nabi Yakub di Lebanon Dihancurkan Israel
-
Provinsi Latakia Diduga Diserang Israel, Ledakan di Langit Suriah Menggema
-
Kantor Wali Kota Hancur, Lebanon Kecam kebrutalan Israel, PBB Investigasi!
-
Tegang! Serangan Israel ke UNIFIL Picu Kemarahan Eropa, PM Italia Bersiap ke Beirut
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital