“Dengan demikian kaitannya sangatlah kuat kalau di dalam konstruksi pemikiran geopolitik Soekarno itu membangun bahwa kepemimpinan Indonesia untuk dunia, bahwa konferensi Asia Afrika itu membuktikan bagaimana untuk mengabdi kepentingan nasional pembebasan Irian Barat, kita menciptakan hukum internasional melalui konferensi Asia Afrika yang dihadiri 29 negara. Membangun gerakan non-blok dan kita bangsa Indonesia menjadi pemimpin Asia Afrika dan Amerika Latin,” tuturnya.
“Saat itu seluruh civil society bergerak keluar, ada konferensi dokter anak Asia Afrika, konferensi perempuan Asia Afrika, mahasiswa Asia Afrika, wartawan Asia Afrika. Semua bergerak keluar, outward looking, bukan berantem, bertarung diantara sesama anak bangsa. Inilah pemikiran geopolitik Soekarno yang membangun kepemimpinan Indonesia bagi dunia,” sambung dia.
Hasto menambahkan, pandangan geopolitik Soekarno yang diimplementasikan di dalam sistem internasional mampu memerdekakan Maroko, Tunisia, Aljazair, Sudan dan lain sebagainya.
Dengan demikian, semua itu bisa terjadi ketika partai politik saat itu memiliki orientasi bukan hanya untuk sekadar fungsi-fungsi elektoral, tetapi lebih bagi membangun peradaban Indonesia dan dunia.
Maka, korelasi disertasi tentang membangun Indonesia melalui penguatan partai politik sebagai tesis utama dari Megawati Soekarnoputri, agar partai juga bisa membangun peradaban Indonesia, yang akhirnya membangun kepemimpinan Indonesia bagi dunia.
“Dengan demikian, the seven principle of Megawati leadership di dalam pelembagaan partai sangat relevan. Contohnya disitu ada critical thinking method,” ujarnya.
“Dengan kontemplasi ini, maka di dalam melakukan suatu perubahan Tidak lagi bersifat revolusioner, bersifat progresif. Itu yang lebih tepat, progresif tetapi terus-menerus melakukan perubahan hingga situasi sosial yang akan diubah oleh partai politik melalui kepemimpinan strategis dapat memenuhi tujuan-tujuan ideal dari partai politik,” katanya.
“Karena itulah di dalam kongres ketiga PDI Perjuangan ditegaskan bahwa mengelola partai itu sama dengan mengelola negara,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Di Sidang Terbuka Promosi Doktor, Hasto Singgung Abuse Of Power Jokowi Di Pilpres 2024: Bikin Rusak Demokrasi
-
Berkebaya Merah, Megawati Hadiri Sidang Promosi Doktoral Hasto Di UI, Ada Rocky Gerung
-
Muhadjir Singgung Gelar Doktor Bahlil Diraih Kurang Dari 2 Tahun Di UI: Luar Biasa Itu, Saya 6 Tahun Di Unair
-
Guru Besar UPI Sebut Pendidikan S3 Jalur Riset Seperti Bahlil Tak Bisa Ditempuh Sembarang Orang
-
Bahlil Lahadalia Lulus S3 dengan 'Kecepatan' 1,8 Tahun, Guru Besar UPI: Luar Biasa!!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian