Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, menyampaikan jika Presiden terpilih Prabowo Subianto menekankan kepadanya soal pentingnya memajukan dunia olahraga untuk pemerintahan ke depan.
Menurutnya, memang Prabowo sendiri sudah punya komitmen untuk memajukan olahraga nasional. Hal itu sudah tergambar dari misi Asta Cita, dukungan terhadap dunia olahraga masuk ke dalam misi ke empat.
Dito menyampaikan hal tersebut dalam menyambut transisi pemerintah yang akan terjadi 20 Oktober besok.
“Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas," kata Dito dalam keterangannya, Sabtu (19/10/2024).
Dito sendiri sudah dipanggil ke kediaman Presiden terpilih Prabowo di Hambalang pada Senin (14/10/2024) menguatkan kabar keberlanjutan posisinya di kabinet mendatang.
Terkait dengan hal ini, Dito menyampaikan beberapa hal yang didapat dari pertemuan tersebut.
Dalam diskusinya, Prabowo menekankan bahwa olahraga bukan sekedar kompetisi, tapi juga sebagai sarana memperkuat citra dan prestise negara di mata dunia.
“Lebih dari itu, ada yang namanya diplomasi olahraga. Bagaimana kita membangun hubungan baik antar negara dengan kerjasama olahraga. Saat ini, kita mulai membangun diplomasi olahraga dengan beberapa negara seperti, Rusia, Arab Saudi, dan beberapa negara lainnya” paparnya.
Maka, sejumlah target pun telah dipikirkan oleh Dito Ariotedjo untuk olahraga nasional kedepannya. Beberapa diantaranya meliputi peningkatan prestasi di berbagai ajang dunia. Salah satu yang paling dekat ialah Olimpiade Los Angeles yang rencananya akan digelar pada tahun 2028.
Baca Juga: Pengalihan Arus Lalu Lintas Pelantikan Presiden 2024 di Sekitar DPR RI, Ini Rutenya
“Target saya adalah semakin banyak atlet Indonesia yang lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 dan pulang membawa banyak medali. Perlu kita ingat bahwa prestasi atlet di kancah Internasional bukan hanya akan menjadi kebanggaan individu atau tim, tapi juga membawa dampak besar bagi reputasi dan citra Indonesia di kancah internasional," ujarnya.
Di sisi lain, sebagai Menpora, Dito menyampaikan terimakasihnya atas dukungan yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk bisa mendorong prestasi olahraga nasional.
Dukungan yang dirasakan ini, kata dia, membantu Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk bisa terus menampung aspirasi setiap khalayak.
“Berkat kerjasama semua pihak dan strategi komunikasi yang luwes, Kemenpora saat ini berhasil menjadi lembaga negara yang relevan," kata Dito.
Dorongan yang diberikan ini pun, menurutnya, ikut menjadi faktor di balik peningkatan prestasi olahraga Indonesia beberapa waktu ke belakang.
Salah satu prestasi yang patut dibanggakan tentunya dicapai pada Olimpiade Paris lalu.
Berita Terkait
-
Kawal Ekonomi 8% Prabowo, Kadin dan GP Ansor Akan Teken MoU
-
Projo Sebut Prabowo Bakal Antar Jokowi ke Bandara Halim Usai Pelantikan
-
Pengalihan Arus Lalu Lintas Pelantikan Presiden 2024 di Sekitar DPR RI, Ini Rutenya
-
Donny Ermawan Calon Menteri Apa? Ini Rekam Jejaknya di Militer hingga Dipanggil Prabowo
-
Andre Taulany Kena Roasting Sahabat Usai Diisukan Jadi Menteri
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Bongkar Total Tiang Monorel Mangkrak Tanpa Ada Penutupan Jalan? Ini Kata Pramono
-
Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri
-
Macet Parah di Grogol, Sebagian Layanan Transjakarta Koridor 9 Dialihkan via Tol
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah