Suara.com - Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan), Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, menjadi salah satu tokoh yang dipanggil Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Ia digadang-gadang menjadi salah seorang menteri di kabinet Prabowo-Gibran karena termasuk dalam jajaran 49 tokoh yang berkunjung ke kediaman Prabowo di Kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (14/10/2024) lalu.
Mengutip Antara, Donny Ermawan memiliki rekam jejak panjang di TNI Angkatan Udara, hingga kini belum memberikan detail terkait posisi yang akan diembannya di kabinet Prabowo-Gibran.
Saat ditanya apakah dirinya akan kembali bertugas di sektor pertahanan, Donny hanya meminta masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari Prabowo Subianto.
Donny Ermawan dikenal sebagai tokoh berprestasi dengan karier yang cemerlang di TNI. Ia meraih penghargaan Adhi Makayasa pada tahun 1988 sebagai lulusan terbaik dari Akademi Angkatan Udara (AAU).
Karier militer Donny dimulai sebagai penerbang tempur di Skadron Udara 15, hingga akhirnya dipercaya sebagai Komandan Pangkalan Udara Iswahyudi.
Hubungannya dengan Kementerian Pertahanan semakin erat ketika ia dilantik sebagai Sekjen Kemhan pada 6 Mei 2020. Penunjukan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pertahanan, yang menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap Donny untuk menjaga keamanan negara.
Sebelum itu, ia juga pernah bertugas sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara II dan Atase Pertahanan di Brazil.
Dalam perannya sebagai Sekjen Kemhan, Donny telah membuktikan kapasitasnya dalam memimpin dan mengelola berbagai tantangan di sektor pertahanan Indonesia.
Pengalamannya yang luas di dunia militer membuatnya menjadi sosok yang sangat dipertimbangkan dalam struktur kabinet Prabowo-Gibran.
Berita Terkait
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power
-
Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja
-
Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini
-
Said Iqbal Lulusan Mana? Ini Jejak Pendidikan Presiden KSPI yang Disebut Masuk Kabinet Prabowo
-
Chatib Basri Menteri Keuangan Era Siapa? Rumor Bakal Gantikan Purbaya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Prabowo Bentuk Satgas Guru Besar, Komisi X DPR Siap 'Pelototi' Lewat Pengawasan
-
Fakta Mengerikan di Balik Tato 'Love Topik TH' Korban Penyekapan Bandung
-
Alasan Meringankan Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem: Jadi Tokoh Inovasi Pendidikan dan Teknologi
-
Update Perdamaian AS - Iran, Kapan Berunding Lagi?
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut
-
Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau