Suara.com - Menteri Luar Negeri Sugiono langsung merapat ke Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Ia langsung mengikuti retreat hari kedua, setibanya di tanah air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS Plus di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober 2024.
Kehadiran Sugiono di KTT tersebut menjadi alasan, tidak ikut hari pertama retreat pada Jumat (25/10/2024). Kekinian, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengonfirmasi keikutsertaan Sugiono di retreat hari kedua.
"Sudah sampai semalam. Jadi pagi ini sudah bergabung dalam kegiatan," kata Hasan kepada wartawan, Sabtu (26/10/2024).
Terpisah, melalui keterangan foto dari Biro Pers Sekretariat Presiden, tampak Sugiono yang sudah mengikuti agenda pagi berupa olah raga senam dan latihan baris berbaris.
Bahkan Sugiono yang telah lengkap berpakaian loreng komponen cadangan atau Komcad berada di baris depan, di samping Presiden Prabowo Subianto.
Selain olahraga senam dan latigan baris berbaris, anggota Kabinet Merah Putih akan kembali mendengarkan penyampaian materi di kelas, sama seperti pada hari pertama retreat.
"Sekarang kita masih mengikuti materi di kelas. Buat acara nanti malam kita masih menunggu informasi dari panitia," kata Hasan
Materi dari Menkeu
Memasuki hari kedua retreat di Akademi Militer, Magelang, menteri-menteri beserta anggota Kabinet Merah Putih kembali bangun pada pagi hari. Mereka sudah bangun sejak pukul 04.30 WIB.
Baca Juga: Kesan Menteri Ikut Retreat di Akmil: Bahlil Curhat Bangun Pagi, Menag Bilang Shock Therapy
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel berujar kegiatan pada pagi di hari kedua pembekalan serupa dengan hari pertama retreat, Jumat kemarin.
"Seperti biasa, olah raga pagi dan jalan pagi," kata Noel kepada wartawan, Sabtu (26/10/2024).
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan hal senada. Ia mengatakan, setelah berolahraga, kegiatan berijutnya ialah latihan baris-berbaris, lalu sarapan.
Ia membocorkan agenda apa saja yang nantinya dilakoni anggota kabinet pada hari kedua retreat di Lembah Tidar. Mereka akan mendengarkan materi, salah satunya dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Terus banyak sesi-sesi penting yang akan disampaikan hari ini oleh para pembicara seperti dari Menteri Keuangan, Kepala BAPENAS, Menteri BUMN, Badan Gizi, Menteri Pertanian dan lain-lain," kata Antoni.
"Seru dan bermanfaat banget acara ini," kata Antoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim