Suara.com - Video yang memperlihatkan seorang guru merekam para siswa saat proses belajar mengajar di kelas menyita perhatian publik hingga viral di media sosial.
Video viral yang dibagikan akun Instagram @undercover.id, sang guru menjelaskan dirinya merasa serba salah ketika menghadapi siswa asik mengobrol hingga tidur saat jam pembelajaran berlangsung.
Dalam video viral itu, tertulis keterangan yang menggambarkan kecemasannya ketikka mau menegur para siswa yang ia ajar. "mau negur takut dilaporkan polisi".
Terlihat dalam video itu, nampak para siswa perempuan fokus mengerjakan tugas namun hal berbeda terlihat dari grup laki-laki yang malah asik ngobrol dengan teman sebangku bahkan ada yang tiduran di kursi hingga kakinya saja yang terlihat di kamera.
Meski begitu, masih ada beberapa murid laki-laki yang mencoba fokus mengerjakan tugasnya meski teman sebangkunya asyik dengan dunia sendiri.
Melihat video tersebut, netizen mengaku ikut merasa prihatin sekaligus geram. Banyak yang berharap agar Ujian Nasional kembali diadakan agar rasa tanggung jawab kembali tertanam pada diri murid.
"Saya guru. Saya ingin UN dikembalikan. Setelah kelulusan kemarin ini, siswa sy yg baru lulus itu berani membuat story "jare sopo arek ndablek ndak lulus, lulus kabeh bos" Hanya bisa tersenyum walau ingin memaki. Tolong kembalikan harga diri kami," cuit @nd***ba.
"Tergantung wibawa gurunya... makanya kembalikan UN agar anak2 tahu bahwa perjuangan utk lulus itu berat," imbuh @ab***ir.
"Udh paling bener ada CCTV d kelas biar terang benderang siapa yg berulah," ungkap @ar***as.
Baca Juga: Viral Pengantin Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes CPNS
"Ngapain ngajarin anak gini. Kembaliin aja ke ortunya yg cuma bs bikin anak kgk bisa ngajarin sopan santun (emoji ketawa)," timpal @h***.s.
"Beban besar guru saat ini bukan mikirin nilai, tapi adab n akhlak (emoji sedih 3x)," kata akun @ro**03.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Viral Pengantin Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes CPNS
-
Heboh! Kapolsek Diduga Minta Rp50 Juta, 6 Polisi Diperiksa Polda Sultra
-
Sidang Guru Honorer vs Anak Polisi, MUI Konsel Minta Hakim Putuskan Berdasar Fakta
-
Soroti Tren Medsos: Guru Malas Tegur Siswa, Takut Dikasuskan oleh Orang Tua
-
Tiko Sekarang Jualan Apa? Dulu Viral Rawat Ibu ODGJ di Rumah tanpa Listrik, Kini Hidupnya Mapan usai Dapat Donasi
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik
-
KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan