Dengan radius 320 kilometer, Kong-rey berada di jalur untuk menjadi topan paling dahsyat yang melanda daratan dalam hampir 30 tahun, kata Badan Cuaca Pusat.
Lebih dari satu meter hujan bisa turun di daerah yang paling parah dilanda di sepanjang pantai timur pada hari Jumat karena musim hujan juga mengguyur pulau berpenduduk 23 juta orang itu pada awal minggu ini, yang memicu peringatan tanah longsor.
Pihak berwenang mulai melakukan evakuasi pada hari Rabu di daerah dan kota yang rentan, termasuk Yilan, Hualien dan Taitung, menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional.
Sekitar 8.600 orang telah dievakuasi dari rumah mereka pada hari Kamis.
Peramal cuaca telah memperingatkan tentang angin "yang merusak" dari Kong-rey, dan hampir 35.000 tentara bersiaga untuk membantu upaya bantuan.
Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa perubahan iklim meningkatkan intensitas badai, yang menyebabkan hujan lebat dan banjir bandang serta hembusan angin kencang.
Kong-rey akan menjadi topan ketiga yang melanda Taiwan sejak Juli.
Gaemi menewaskan sedikitnya 10 orang, melukai ratusan orang, dan memicu banjir besar di pelabuhan laut selatan Kaohsiung.
Kemudian diikuti oleh Krathon pada awal Oktober, yang menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai ratusan orang, memicu tanah longsor, banjir, dan hembusan angin kencang yang memecahkan rekor.
Baca Juga: Badai Tropis Memicu Banjir dan Longsor di Filipina, Korban Tewas Hingga Ratusan Orang
Berita Terkait
-
Spanyol Ditimpa Tragedi, Pertandingan Copa del Rey Ditunda
-
China Isyaratkan Taiwan Bisa Jadi 'Anak Terbuang' Jika Trump Menang Pemilu
-
Badai Trami dan Kong-Rey Tewaskan 125 Jiwa di Filipina, Jutaan Orang Terdampak
-
Doa Saat Angin Kencang, Mohon Perlindungan dan Berkah dari Allah SWT
-
Badai Tropis Memicu Banjir dan Longsor di Filipina, Korban Tewas Hingga Ratusan Orang
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut