Suara.com - Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November menjadi momen yang tepat untuk mengenang jasa pahlawan. Mengenang jasa pahlawan bisa dilakukan dengan meneladani sikap dan tindakan mereka. Salah satu sifat pahlawan yang patut diteladani adalah sifat tak pernah mementingkan dirinya sendiri dan keluarganya.
"Yang selalu dipikirkan (pahlawan) adalah kepentingan bersama, kepentingan bangsa. Mereka tidak pernah berpikir tentang dirinya, keluarganya, yang mereka pikirkan tentang bangsa ini bagaimana ke depan," tutur Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul ditemui awak media usai berdialog bersama keluarga pahlawan dan perintis kemerdekaan di Gedung Konvensi TMPN Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, (6/11/2024).
Selain itu, sifat lain yang perlu diteladani dari pahlawan adalah sifat sabar. Menurut Gus Ipul, sifat sabar mencari ilmu, sabar berkonsolidasi, sabar menghadapi perbedaan membuat bangsa ini menjadi kuat.
"Kalau tidak sabar ya sudah isinya berantem tok, isinya beda semua, pikirannya beda, latar belakangnya beda. Tapi karena mereka sabar itu dan mereka orang pintar-pintar, kaum intelektual, jadi mereka sekolah, sabar mencari ilmu. Jadi secara keseluruhan para pahlawan punya kecerdasan yaitu kesabaran mereka," urai Gus Ipul.
Adapun, dari sisi pemerintah, meneladani sifat pahlawan yang telah gugur adalah dengan melakukan pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan yang bukan hanya memikirkan generasi saat ini, tetapi juga generasi yang akan datang.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul juga menyalurkan bantuan kepada keluarga pahlawan dan perintis kemerdekaan. Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Gus Ipul meliputi 34 kursi roda, 23 alat bantu dengar, 15 tongkat kaki tiga, 3 tongkat kaki satu, serta beberapa alat walker.
Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut, Kemensos juga memberikan tunjangan berkelanjutan kepada 88 keluarga pahlawan nasional, 22 perintis kemerdekaan, serta 282 janda/duda perintis kemerdekaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga pahlawan dan menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap jasa para pejuang bangsa.
Ketua Umum Hari Pahlawan Meutia Hatta, menyampaikan apresiasinya kepada Kemensos atas bantuan yang diberikan. Meutia berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga para pahlawan dan menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap para pejuang kemerdekaan.
Baca Juga: Penjual Cilok Dikunjungi Gus Men, Kaget dan Bahagia Terima Bantuan
Berita Terkait
-
Rapat Bersama Menteri Pembangunan Keluarga, Mensos Targetkan Kemiskinan Ekstrem Turun 0%
-
Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi
-
Film Lafran Kembali Tayang di Hari Pahlawan, Mathias Muchus Berharap Pesan Perjuangan Tersebar Luas
-
Bersama Menteri P2MI, Gus Ipul Bahas Rehabilitasi dan Pemberdayaan PMI Bermasalah
-
Kunjungi Semarang, Gus Mensos Minta Masyarakat dan Pemda Ikut Perkuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
-
Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL
-
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan