Suara.com - Batasan bagi perempuan dalam politik menjadi semakin menakutkan, karena prospek presiden perempuan AS telah dihancurkan sekali lagi oleh Donald Trump. Ini bukan pertama kalinya Trump menghalangi terciptanya sejarah - sebelumnya ia mengalahkan Hillary Clinton dalam pemilihan umum 2016.
Seperti yang disebutkan oleh Center For American Women And Politics, "Sekali lagi, seorang perempuan telah meraih jabatan tertinggi dalam politik Amerika, hampir mendobrak batasan itu, tetapi akhirnya tidak terpilih."
Perlu dicatat bahwa perempuan telah berjuang untuk mendapatkan tempat di Ruang Oval selama berabad-abad. Victoria Woodhull, seorang pialang saham, penerbit surat kabar, dan reformis sosial yang merintis jalan, adalah perempuan pertama yang secara aktif mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1872.
Meskipun menghadapi banyak tantangan, termasuk empat tahun terlalu muda untuk menjabat sebagai presiden menurut Konstitusi AS, keberanian Woodhull membuka jalan bagi generasi perempuan masa depan dalam politik.
Namun, kekalahan Harris mengingatkan kita pada kekalahan Hillary Clinton, kecuali fakta bahwa Trump memenangkan semua negara bagian yang masih belum jelas pemenangnya tahun ini, sedangkan pada tahun 2016 ia gagal di Nevada.
Kedua partai didukung oleh para selebritas dengan gaya mereka sendiri. Harris didukung oleh sekelompok selebritas wanita seperti Taylor Swift, Jennifer Lopez, Beyonce, Lady Gaga, dan Oprah Winfrey, sedangkan Trump memiliki pendukungnya sendiri, yaitu Elon Musk, Hulk Hogan, Joe Rogan, dan banyak lagi.
Namun, mereka dinilai dengan standar ganda. Michelle Obama, mantan ibu negara, berpendapat bahwa, "Kita mengharapkan dia untuk menjadi cerdas dan pandai berbicara, memiliki seperangkat kebijakan yang jelas, tidak pernah menunjukkan terlalu banyak kemarahan, dan membuktikan berkali-kali bahwa dia pantas" saat berbicara tentang Harris.
"Tetapi untuk Trump, kita tidak mengharapkan apa pun. Tidak ada pemahaman tentang kebijakan, tidak ada kemampuan untuk menyusun argumen yang koheren, tidak ada kejujuran, tidak ada kesopanan, tidak ada moral." Pertanyaannya tetap: kapankah batas-batas yang membatasi itu akhirnya akan runtuh, membuka jalan bagi seorang wanita untuk menjadi Presiden Amerika Serikat?
Di balai kota Trump di Pennsylvania, ia berkata, "Jangan tanya-tanya lagi. Dengarkan saja musik", setelah beberapa orang mengalami keadaan darurat medis. Salah satu lagu yang diputar dalam 40 menit itu adalah "It's a Man's, Man's, Man's World" karya James Brown.
Berita Terkait
-
Dari Don Jr. Hingga Melania: Peran Anak-anak dan Istri Trump di Gedung Putih Jilid 2
-
Trump Menang! Biden Telepon Ucapkan Selamat dan Janjikan Transisi Lancar
-
Iran Anggap Tidak Penting Siapa Yang Menang di Pilpres AS
-
Dukung Kamala Harris, Bagaimana Nasib Hubungan Vladimir Putin dengan Donald Trump Setelah Menang di Pilpres AS
-
Donald Trump Klaim Kemenangan di Pilpres AS 2024, Sebut Ini Kemenangan Bersejarah
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka