Suara.com - Seorang wanita warga negara AS telah memicu diskusi daring setelah mengklaim bahwa ia ingin memutuskan pertunangannya dengan tunangannya karena ia tidak memilih dalam pemilihan presiden.
Dalam sebuah unggahan di Reddit, wanita itu menjelaskan bahwa mereka tinggal di Florida dan calon suaminya menolak untuk memilih karena ia tidak menyukai salah satu kandidat. "Saya seorang wanita yang tinggal di Florida dan saya takut akan masa depan yang akan semakin membatasi hak-hak kami," tulis wanita itu.
"Saya sedang mempertimbangkan untuk memberinya ultimatum, yang terasa sangat mengerikan," lanjut wanita itu, seraya menambahkan bahwa ini adalah "satu-satunya hal" yang pernah membuatnya meragukan hubungan mereka.
"Pandangan politik kami cukup mirip. Jadi saya tidak mengerti mengapa ia begitu acuh tak acuh tentang tidak memilih ini," katanya.
"Apakah mengerikan untuk mengatakan kepadanya jika ia tidak memilih saya tidak bisa bersamanya?" tanyanya. "Tunangan saya (26p) (26m) tidak berencana untuk memberikan suara dalam pemilihan Presiden AS. Saya sedang mengalami krisis moral. Apakah mengakhiri pertunangan kami karena hal ini terlalu dramatis?" demikian judul postingan tersebut.
Postingan tersebut, yang dibagikan hanya dua hari yang lalu, telah mengumpulkan hampir 4.000 upvote. Di bagian komentar, sementara beberapa pengguna mendukung keputusannya, yang lain mengatakan bahwa memberikan suara adalah pilihan pribadi dan seharusnya tidak memengaruhi hubungan mereka.
"Anda tidak mengendalikan tindakan, perilaku, atau pilihannya - hanya tindakan Anda sendiri. Jika bagi Anda penting untuk bersama seseorang yang memberikan suara dan dia tidak ingin memberikan suara, maka Anda harus memutuskan hubungan dengannya. (Jika dia memberikan suara, dan memberikan suara yang berlawanan dengan Anda, apakah itu tidak apa-apa, karena setidaknya dia memberikan suara?) Anda diizinkan untuk mengakhiri hubungan dengan alasan apa pun yang Anda inginkan," ungkap salah satu pengguna.
"100%. Selain itu, jika Anda MEMBUTUHKAN validasi... Saya akan memutuskan hubungan dengan seseorang yang tidak akan memberikan suara untuk presiden," kata yang lain. "Itu bahkan tidak perlu menjadi ultimatum. Nilai-nilai kalian tidak sejalan, jadi kalian tidak ingin bersamanya. Tidak ada salahnya," komentar yang ketiga.
"Orang tuaku memiliki perpecahan politik yang besar. Mereka saling membenci karenanya. Aku akan memastikan keyakinan politik kalian selaras karena itu adalah hal yang sangat tidak bisa disangkal," tulis seorang pengguna.
Baca Juga: Mimpi Presiden Perempuan AS Kembali Kandas, Dukungan Kelompok Selebritas Tak Terlalu Berpengaruh
"Kalian terlalu mementingkan politik dalam hidup kalian. Pria kalian jujur kepada kalian. Dia datang begitu saja ke tempat pemungutan suara dan berpura-pura memilih, tetapi dia tidak melakukannya. Hormati keputusannya sebagaimana dia menghormati keputusan kalian," kata yang lain.
Berita Terkait
-
Donald Trump Menang Pemilu Amerika 2024, Netizen AS Unggah "Peringatan Darurat" ala Indonesia
-
Saham Tesla Meroket Pasca Donald Trump Menang, Efek Elon Musk Dipuji "Jenius"?
-
Kalah Pemilu, Obama Puji Kamala Harris dan Tim Walz "Pelayan Masyarakat Luar Biasa"
-
Gempur Trump Heights! Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Pemukiman Israel di Golan Pasca Pilpres AS
-
Mimpi Presiden Perempuan AS Kembali Kandas, Dukungan Kelompok Selebritas Tak Terlalu Berpengaruh
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani