Suara.com - Nama Zulkarnaen Apriliantony alias Tony sedang jadi sorotan publik usai dikabarkan terseret kasus judi online (judol). Lantas siapa Zulkarnaen Apriliantony? Nah bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profilnya.
Diberitakan baru-baru ini, Zulkarnaen Apriliantony dana beberapa pegawai Kementrian Komdigi ditangkap kepolisian usai terlibat dalam bisnis judol. Zulkarnaen Apriliantony ini diduga jadi penghubung bandar judol dengan para pegawai Kementerian Komdigi.
Pengangkapan Zulkarnaen ini pun ramai jadi perbincangan warganet di X usai akun@/partaisocmed mengunggah cuitan penangkatan tersebut di akunnya pada hari Selasa (5/11/2024).
"Ini dia yg ketangkap subuh tadi! Zulkarnaen Apriliantony. Mantan Komisaris BUMN PT HIN. Dialah yg jadi penghubung bandar judol ke kominfo sekaligus orangnya sang menteri. Orang ini linknya kemana2, kita harap banyak petinggi yg bakal kena. Semoga Tuhan melindungi Pak @prabowo!," tulis @/PartaiSocmed.
Sering dengan penangkapan Zulkarnaen Apriliantony, mungkin masih ada yang belum tahu siapa Zulkarnaen Apriliantony. Nah bagi yang ingin tahu dan ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil Zulkarnaen Apriliantony.
Profil Zulkarnaen Apriliantony
Zulkarnaen Apriliantony merupakan sosok yang memiliki posisi penting baik di sektor publik maupun swasta. Ia diketahui pernah menjabat sebagai komisaris di perusahaan milik negara sekaligus pemimpin di sektor ekonomi kreatif.
Zulkarnaen Apriliantony atau yang dikenal dengan sapaan Tony ini juga diketahui menduduki posisi Direktur II di Tim Pemenangan Nasional pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar-Mahfud pada masa Pipres 2024.
Sebelum mundur, Tony pernah menjabat sebagai komisaris di salah satu perusahaan milik BUMN, yakni PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Namun pada Februari 2024 lalu, Tony memilih untuk mengundurkan diri.
Baca Juga: Segini Penghasilan YouTube Shanty Denny, Suaminya Diduga Pernah Promosi Judi Online
Sebelumnya, Tony juga pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Ekonomi Kreatif di Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Zulkarnaen juga jadi tim konten dan media sosial pemenangan Pilkada PDIP yang dibentuk oleh Megawati Soekarnoputri.
Untuk kekayaannya, berdasarkan data LHKPN tahun 2022, total kekayaan Zulkarnaen Apriliantony Rp 19.525.230.735 (19 miliar). Adapun harta kekayaannya tersebut terdiri dari tanag dan bangunan, kendaraan, harta bergerak, serta kas dan setara kas.
Namun saat ini, Tony telah diamankan oleh kepolisian. Tony ditangkap bersama dengan 11 pegawai Kementerian Komdigi atad kasus pengamanan 1000 situs judol (judi online) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Demikian ulasan mengenai Siapa Zulkarnaen Apriliantony, eks komisaris BUMN yang ditangkap polisi karena kasus judol.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Segini Harta Kekayaan Gilang Dirga, Video Lawasnya Diduga Endorse Judi Online Viral Lagi
-
Gurita Bisnis Denny Cagur, Komedian Jadi Anggota DPR Diduga Pernah Promosi Judi Online
-
Usai Denny Cagur, Jejak Digital Gilang Dirga Diduga Promosi Judol Viral: Kini Maju Calon Wakil Bupati
-
Rekam Jejak Zulkarnaen Apriliantony, Diduga Punya Peran Penting di Kasus Judi Online
-
Kekayaan Zulkarnaen Apriliantony, Eks Komisaris BUMN yang Terseret Judi Online
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo