Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa upaya untuk memaksa penyelesaian cepat terhadap perang Rusia di negaranya akan membawa konsekuensi buruk bagi Kyiv.
"Akan menjadi tragedi jika perang ini diakhiri dengan cepat," ujar Zelenskyy dalam konferensi pers di Budapest, Kamis, setelah menghadiri pertemuan puncak dengan para pemimpin Eropa.
Pernyataan ini disampaikan Zelenskyy sebagai tanggapan atas saran sebelumnya dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengisyaratkan perlunya menghentikan konflik secepat mungkin.
Bagi Zelenskyy, strategi semacam itu akan merugikan Ukraina secara jangka panjang, meninggalkan bekas luka yang tak terselesaikan di kancah geopolitik Eropa.
Selain itu, Zelenskyy juga mengkritisi komentar Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, yang menyarankan agar Ukraina segera mencari gencatan senjata dengan Rusia dan merancang rencana perdamaian nanti.
Menurut Zelenskyy, langkah tersebut dapat menciptakan konflik beku, yang berarti ketegangan akan tetap terpendam dan berpotensi meletus kembali di masa depan.
Berita Terkait
-
Dari Bisnis ke Politik: Jejak Kedekatan Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump
-
Terpilih Jadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Bakal Hubungi Vladimir Putin?
-
Tiongkok Siapkan Strategi Baru Hadapi Potensi Kembalinya Trump ke Gedung Putih
-
Ariana Grande Hingga Stephen King, Beragam Reaksi Artis Hollywood Pasca Kemenangan Donald Trump
-
Donald Trump Kembali ke Gedung Putih, Pangeran Harry Diprediksi Bakal Sering Pulang Kampung
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana