Suara.com - Dua gempa bumi dahsyat mengguncang Kuba selatan secara berurutan pada hari Minggu, kata ahli geologi AS, sementara pihak berwenang mengatakan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan dan tidak ada kematian yang dilaporkan segera.
Survei Geologi AS menyebutkan gempa kedua yang lebih dahsyat berkekuatan 6,8 dan kedalaman 14,6 mil (23,5 kilometer), sekitar 25 mil dari pantai Bartolome Maso, di provinsi selatan Granma.
Gempa itu terjadi hanya satu jam setelah gempa pertama, yang menurut USGS berkekuatan 5,9, dengan episentrum sekitar sembilan mil di bawah laut sekitar 22 mil dari Bartolome Maso.
Surat kabar milik pemerintah Granma mengatakan tidak ada kematian yang dilaporkan segera, tetapi gempa itu terasa di seluruh negara kepulauan Karibia itu.
"Di sini orang-orang dengan cepat turun ke jalan karena tanah bergerak sangat kuat," Andres Perez, seorang pensiunan berusia 65 tahun yang tinggal di pusat kota Santiago de Cuba, mengatakan kepada AFP melalui telepon tentang gempa pertama. "Rasanya sangat kuat, istri saya sangat gugup," imbuhnya.
Sistem peringatan tsunami AS mengatakan tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
Gempa mengguncang pulau itu saat pulih dari Badai Rafael, yang menghantam wilayah barat negara itu sebagai badai Kategori 3, yang menyebabkan penduduk kehilangan aliran listrik selama dua hari.
Gempa berkekuatan 5,1 skala Richter tercatat pada Oktober 2023 di Santiago de Cuba, tanpa menimbulkan kerusakan apa pun.
Gempa kuat lainnya berkekuatan 7,7 skala Richter tercatat pada Januari 2020 di Laut Karibia dan terasa di beberapa provinsi Kuba, menyebabkan evakuasi bangunan di ibu kota Havana, tanpa kerusakan yang dilaporkan.
Baca Juga: Pangandaran Diguncang Gempa M 5.0, Getarannya Dirasakan hingga ke Sukabumi
Berita Terkait
-
Evakuasi Korban Terdampak Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-laki
-
Korban Banjir Dahsyat Spanyol Kembali Bertambah, 211 Orang Meninggal Dunia
-
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Pesisir Barat Lampung, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan
-
Badai Trami dan Kong-Rey Tewaskan 125 Jiwa di Filipina, Jutaan Orang Terdampak
-
Tragedi Topan Trami Filipina: Korban Tewas Tembus 100, Puluhan Masih Hilang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani