Suara.com - Rezim Zionis telah mengambil keputusan untuk melarang Palang Merah masuk ke Jalur Gaza setelah melakukan tindakan serupa terhadap Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di wilayah yang diduduki.
Menurut laporan IRNA pada Selasa pagi yang mengutip Saluran 13 Israel, kabinet keamanan dan politik rezim itu telah memutuskan untuk tidak mengizinkan akses Palang Merah ke Jalur Gaza dalam pertemuan terakhir mereka.
Keputusan ini diambil setelah peringatan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait semakin memburuknya kondisi kesehatan dan kemanusiaan di utara Jalur Gaza, yang disebut sebagai bencana.
Kedua lembaga tersebut telah berulang kali mengingatkan tentang situasi di Gaza utara, yang telah berada di bawah kontrol Israel selama lebih dari sebulan, mengakibatkan penghentian sementara layanan penyelamatan dan darurat serta terhambatnya pengiriman makanan, air, dan obat-obatan.
Stephanie Eller, wakil kepala misi ICRC di Gaza, menyatakan bahwa situasi di kawasan tersebut sangat memprihatinkan dan menekankan perlunya jalur aman bagi mereka yang ingin meninggalkan area tersebut.
Perintah evakuasi yang terus-menerus dari Israel serta pembatasan yang ketat terhadap impor bantuan dasar membuat kondisi kehidupan warga sipil di utara Gaza semakin parah, katanya.
Direktur Jenderal WHO juga baru-baru ini menyebut situasi di utara Jalur Gaza sebagai “bencana.”
Berita Terkait
-
Perang di Lebanon Masih Berkecamuk, Total Korban Jiwa Terkini Capai 3.243 Orang
-
OKI Punya Peran Penting Untuk Hentikan Agresi Israel
-
Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina di Tengah Perang Gaza
-
Prancis Mempertimbangkan Sanksi Baru untuk Pemukim Israel yang Melakukan Tindak Kekerasan
-
Seorang Ibu di Palestina Menggambarkan Kehidupan Penuh Derita dan Putus Asa: Kasihanilah Kami
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?
-
Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus